KSINews, Bali – Jumat curhat merupakan program Polri untuk menyerap aspirasi masyarakat,keluh kesah dll tentang kinerja Polri diwilayah kerjanya, Pada Jumat (6/1/23) Polres bersama penggurus Mesjid Al-Muhajirin-Sanggulan-Kediri-Tabanan.
Mengadakan Kegiatan Jumat curhat diarea dalam mesjid seusai Shalat jumat, Sangat di sayangkan kegiatan tersebut mencederai kaidah kaidah,dengan dipasangnya spanduk dengan poto kapolres Tabanan,itu ruangan suci serta area mihram(imam) Bahkan disana tidak ada terpasang gambar keduniawian, Kenapa harus di dalam mesjid,kenapa spanduk tidak diluar dipasang ?.
Ustad Sayi yang berpropesi pendakwah Islam saat di bicara via Whatsapp sangat menyayangkan hal ini, Apalagi diedukasi Polres Tabanan Diakun Sosmednya, dan Harapan kedepan hal ini jangan memicu sara yang tidak baik ujar sayi.
Sementara Ustad Ali dari Fraksi Golkar juga sependapat, Sebaiknya Kapolres Tabanan Meminta Maaf kepublik terkait Spanduk tersebut.
Kita mau hidup damai dan rahayu, tanpa saling menjelekan, terkadang niat baik blm tentu baik ujarnya mengakhiri percakapannya via Whatsapp kepada wartawan Media KSINews.id [Netty]
Editor: DIMA-ATIN