Home / Politik

Kamis, 9 Maret 2023 - 13:01 WIB

Partai Ummat Menjadi Harapan Baru Untuk Mantan Kader PAN Pantai Barat Aceh

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews, Abdya — Kini Partai Ummat menjadi destinasi politik baru untuk sejumlah kader Partai Amanat Nasional (PAN) Pantai barat selatan Aceh.

Mereka menjadikan Partai Ummat sebagai rumah besar untuk mewujudkan perubahan yang selama ini belum tertuntaskan.

Di Kabupaten berjulukan Bumoe Tengku Peukan, mantan wakil ketua DPD PAN Aceh Barat Daya (Abdya), Jufri Hasan pada Rabu (8/3/2023) resmi dilantik menjadi Ketua DPD Partai Ummat Abdya.

Langkah politik Jufri Hasan ini mengikuti jejak mantan wakil ketua DPD PAN Aceh Selatan, Alizami. Nama terakhir diketahui telah lebih dulu berganti seragam Partai Ummat dan dilantik sebagai Ketua DPD Partai Ummat Aceh Selatan.

Pelantikan Jufri Hasan sebagai Ketua DPD Partai Ummat Abdya langsung dilajukan oleh Ketua DPW Partai Ummat Aceh, H. Jamai Suni. Jufri Hasan dilantik bersama seluruh pengurus DPD Partai Ummat Abdya, termasuk Anies Yatim yang menduduki posisi sekretaris di Hotel Arena Blang Pidie.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Ummat Aceh H. Jamai Suni menekankan kepada seluruh pengurus dan kader harus mampu menjadikan Partai Ummat sebagai partai yang diharapkan masyarakat.

“Jika kelak dipercaya dan mendapatkan amanat rakyat, jadikan partai ini sebagai wadah penampung aspirasi yang menyuarakan kepentingan rakyat untuk memperoleh kesejahteraan,” kata Jamai Suni seusai melantik pengurus Partai Ummat Abdya.

Jamai Suni juga menyoroti kondisi sosial yang terjadi di tengah masyarakat Aceh saat ini. Menurutnya, warga Aceh pada umumnya dibekali dengan tingkat intelektualitas yang tinggi.

Dia berpandangan hal itu menjadi modal besar untuk meningkatkan taraf perekonomian dan bangkit dari status Aceh sebagai provinsi termiskin. “Nyatanya orang kita Aceh pergi merantau hidupnya lebih sejahtera,” ucapnya.

Selain itu, Ketua Partai Ummat Aceh juga menyampaikan harapan kepada pemerintah agar memperhatikan kesejahteraan rakyat. Apalagi saat ini jabatan kepala berstatus sebagai penjabat (Pj) yang tidak terbebani dengan kepentingan poltik kelompok.

“Pj seharusnya lebih mampu memberikan peningkatan kesejahteraan. Program program kerja harus pro rakyat karena tidak harus bargaining dengan pendukung dan partai pengusung, lebih leluasa dalam mengelola proyek proyek pemerintahan dan tidak ada utang budi dengan timses,” kata Jamai Suni menjelaskan.(*)

Share :

Baca Juga

News

500 Eks Kombatan GAM Batee Iliek Deklarasi Dukungan untuk Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi

News

Tanam Pohon dan Bersih-bersih Di Sungai Ciliwung, Yasonna Laoly : Ini Merupakan Kontribusi PDIP Terhadap Kelestarian Lingkungan Hidup

Politik

DPW Partai Ummat Aceh Ikut Berpartisipasi Pada Turnamen Futsal di Dayah Darul Hikmah Aceh

Daerah

Seluruh Kotak Suara di Aceh Tamiang Sudah Berada di Gudang KIP dan Dijaga Ketat Aparat Keamanan

Politik

Paripurna Tentang Usulan PAW Wakil Ketua II DPRK Aceh Selatan Dinilai Cacat Hukum

Politik

Manuver Laskar Panglima Nanggroe: Jimy Gayo Pimpin Komando Bener Meriah untuk Mualem-Dek Fad

Politik

Terima Pengurus PPNI, Ketua DPRK Banda Aceh Bahas Kesejahteraan Perawat dan Peningkatan Pelayanan

Politik

Banyaknya Rapor Merah, Jubir Demokrat Abdya Ingatkan Pj Bupati Jangan Terlena dengan Pujian