Home / Internasional

Kamis, 4 Mei 2023 - 22:30 WIB

Rudenim Pontianak Lakukan Upaya Percepatan Pemulangan dua orang Warga Negara Nigeria

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews,Jakarta – Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pontianak Ben Yudha Karubaba didampingi oleh Kepala Seksi Registrasi, Administrasi dan Pelaporan Nur Kautsar dan pegawai Rudenim Pontianak melakukan koordinasi dengan Kedutaan Republik Federasi Nigeria dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat yang diterima langsung oleh kabid inteldakim mangatur simanjuntak, Kamis (4/5/23)

Baca Juga :  Sinergi Bersama BKAD Prov Kalbar Terkait Hibah Tanah Rudenim Pontianak

Dalam koordinasi tersebut, disampaikan bahwa akan dilakukan percepatan pemulangan 2 (dua) orang deteni Warga Negara Nigeria dengan pelanggaran Illegal Stay yang dipindahkan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat ke negara asalnya dengan melakukan upaya berupa bantuan penerbitan travel dokumen.

Baca Juga :  Sinergi Bersama BKAD Prov Kalbar Terkait Hibah Tanah Rudenim Pontianak

Koordinasi juga dilakukan Rudenim Pontianak ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat dan menghasilkan perolehan informasi terkait proses pemulangan atau pendeportasian WN Nigeria yang saat ini berada di Rudenim Pontianak sehingga diharapkan dapat memperlancar proses dilakukannya pendeportasian tersebut.[ATIN]

Baca Juga :  Sinergi Bersama BKAD Prov Kalbar Terkait Hibah Tanah Rudenim Pontianak

Editor: DIMA-ATIN

Share :

Baca Juga

Berita

Iran Klaim Berhasil Serang Israel dengan Rudal, 4 Orang Tewas

Internasional

Presiden Bertolak ke Belgia Hadiri KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa

Internasional

Hadapi Omicron, Ini Saran Wakil Ketua Fraksi PKS untuk Pemerintah

Internasional

Presiden Turkiye Apresiasi Dukungan INASAR Pencarian dan Pertolongan Pascagempa M7,8

Daerah

PIM Raih Penghargaan Excellent di Konvensi Inovasi IQPC di Manila

Internasional

Wapres Minta WNI di Luar Negeri Terus Jaga Ikatan Kebangsaan

Hukrim

Indonesia – China Bahas Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Internasional

Indonesia Kembali Serukan Penghentian Kekerasan di Myanmar