Aceh Timur,— Suasana haru masih menyelimuti kediaman Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, pada malam ke-6 takziah atas wafatnya ibunda tercinta, Ramlah Binti Basyah (71 tahun), di Gampong Blang Bitra, Kecamatan Peureulak, Jumat malam (25/7/2025).
Lautan pelayat dari berbagai kalangan terus mengalir ke rumah duka sejak sore hari. Masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pejabat pemerintahan, dan unsur Forkopimda tampak hadir, menunjukkan simpati dan empati mendalam kepada orang nomor satu di Aceh Timur tersebut.
Doa dan zikir bersama dipanjatkan untuk mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kegiatan takziah berlangsung khidmat, penuh kekhusyukan dan keikhlasan dari para tamu yang hadir.
Bupati Al-Farlaky menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir selama prosesi takziah berlangsung. Ia juga memohon maaf apabila selama enam malam pelaksanaan takziah terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan kepada para tamu.
“Saya dan keluarga besar sangat terharu atas kehadiran dan doa dari masyarakat. Ini menjadi kekuatan bagi kami dalam menghadapi ujian ini. Kami juga memohon maaf jika selama pelaksanaan takziah sejak hari pertama hingga malam ini ada hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati Al-Farlaky juga menyampaikan undangan terbuka kepada seluruh masyarakat dan handai taulan untuk kembali hadir pada kenduri seuneujoh (hari ke-7) wafatnya almarhumah yang akan digelar pada Minggu (27/7/2025).
“Insya Allah hari ke-7 kami melaksanakan kenduri dan samadiah di malam hari seperti lazimnya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dan doa yang telah diberikan kepada almarhumah dan keluarga kami,” tambahnya.
Sebagaimana diketahui, almarhumah Ramlah wafat pada Senin, 21 Juli 2025 di RSUD Langsa, dan dikebumikan di kampung halaman di Gampong Blang Bitra. Sejak hari pertama, rumah duka tak pernah sepi dari kunjungan warga yang datang untuk bertakziah dan menyampaikan belasungkawa.(*)
Editor: Redaksi