Depok, – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh menyatakan kesiapan penuh untuk menuntaskan 40 target capaian kinerja yang dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Capaian Kinerja Semester I Tahun 2025.
Seluruh capaian tersebut telah disusun lengkap dengan rencana tindak lanjut yang terukur dan menjadi komitmen bersama seluruh satuan kerja, baik di pusat maupun daerah.
“Ini bukan hanya daftar target, tapi sebuah arah strategis yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kemenkum Aceh siap melaksanakan setiap poin yang telah disepakati dan memastikan seluruh jajaran bergerak dalam satu irama,” kata Kakanwil Kemenkum Aceh, Meurah Budiman, usai mengikuti penutupan Rakor di Gedung BPSDM Hukum, Kamis (31/07/2025).
Rakor yang ditutup langsung oleh Menkum Supratman Andi Agtas itu menghasilkan 40 target capaian, 77 isu permasalahan, dan 110 rencana tindak lanjut. Semua poin tersebut ditetapkan sebagai langkah konkret dalam mendorong percepatan reformasi birokrasi dan pelayanan publik berbasis hasil.
“Pencapaian ini akan menjadi peta jalan kami di semester II. Kami juga akan menyesuaikannya dengan konteks lokal Aceh,” tambah Meurah.
Menkum Supratman dalam sambutannya menegaskan bahwa capaian kinerja adalah pilar utama dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh satuan kerja, termasuk daerah, dalam menyusun rencana aksi yang konkret dan berdampak.
“Saya yakin akan muncul inovasi-inovasi yang lahir dari pikiran-pikiran yang sesungguhnya kita miliki. Kalau idealisme itu kita munculkan sebagai kreativitas, maka pasti bisa diterima oleh masyarakat,” kata Supratman.
Sekjen Kemenkum, Nico Afinta, menyebutkan bahwa seluruh dokumen hasil Rakor seperti Laporan Kinerja Semester I, Rencana Aksi Percepatan Semester II, hingga Keputusan Menteri tentang percepatan perjanjian kinerja menjadi panduan penting bagi semua jajaran.
Rakor juga dirangkaikan dengan uji kompetensi bagi 96 pimpinan tinggi pratama, termasuk dari Aceh, sebagai bagian dari evaluasi kapasitas dan kesiapan mendukung target organisasi.
Editor: Redaksi