Home / Banda Aceh / News / Parlementarial

Kamis, 21 Agustus 2025 - 20:27 WIB

Dipimpin Zulfadhli, DPRA dan Pemerintah Aceh sepakati rancangan qanun RPJMA 2025-2029

REDAKSI - Penulis Berita

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Ketua DPRA Zulfadli, menandatangani Berita Acara Persetujuan Bersama terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang RPJMA Tahun 2025-2029 dalam Rapat Paripurna di Gedung Utama DPRA, Kamis (21/8/2025).

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Ketua DPRA Zulfadli, menandatangani Berita Acara Persetujuan Bersama terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang RPJMA Tahun 2025-2029 dalam Rapat Paripurna di Gedung Utama DPRA, Kamis (21/8/2025).

Banda Aceh,- Ketua DPR Aceh Zulfadhli, pimpin rapat paripurna dengan agenda pengesahan Rancangan Qanun (Raqan) Rencana Pembangunan Jangan Menengah (RPJM) Aceh 2025-2029. Acara tersebut, dilangsungkan di ruang rapat utama lembaga legislatif itu, Kamis (21/8/2025).

Rapat paripurna itu, dihadiri secara langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Sekda Aceh M Nasir. Sementara, unsur legislatif, hadir para pimpinan DPR Aceh dan lebih dari 70 persen anggota.

Baca Juga :  Komisi V Bersama Ketua DPRA Sidak RSUDZA

Usai pandangan-pandangan fraksi dan tanggapan dari Pemerintah Aceh yang disampaikan oleh Sekda Aceh M Nasir. Selanjutnya, Ketua DPR Aceh Zulfadhli dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, melakukan penandatanganan bersama Raqan RPJM Aceh 2025-2029.

Ketua DPR Aceh Zulfadhli dalam keterangannya mengatakan, pihaknya bersama dengan eksekutif akan menyerahkan rancangan qanun yang telah disepakati itu ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendari), untuk kemudian disahkan sebagai qanun.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 05/Juli Bersama Kelompok Tani Desa Juli Paseh Laksanakan Penanaman Jagung Perdana

Dengan demikian, RPJM Aceh telah menjadi dokumen resmi perencanaan antara pihaknya dan Pemerintah Aceh dalam menyusun seluruh program dan kegiatan untuk lima tahun kedepan. “Alhamdulillah, proses kerja keras antara legislatif dan eksekutif, kini Raqan RPJM Aceh sudah kita sepakati,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menambahkan, proses penyusunan Ranqan RPJMA 2025-2029 telah melalui tahapan penting, mulai dari rancangan awal, konsultasi publik, Musrenbang, hingga harmonisasi dengan dokumen nasional dan fasilitasi Kemendagri, sehingga menjadikannya dokumen partisipatif, terukur, dan berbasis data.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh: BRA harus Hadir sebagai Pemberi Solusi

“Keberhasilan RPJMA bergantung pada implementasi yang tepat, sinergis, dan berkesinambungan. Karena itu, mari kita jaga semangat kolaborasi demi terwujudnya Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan,” pungkas Gubernur Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Kesigapan Pelayanan Kesehatan Lapas Tondano Kepada WBP

Parlementarial

Perjuangkan Pemekaran CDOB Aceh, Anggota DPRA Galang Pembentukan Pansus Penyusunan Qanun

Daerah

Dugaan Korupsi Jetty Kuala Krueng Pudeng, Kajari Aceh Besar Tetapkan Tiga Tersangka

Banda Aceh

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Empat Pejabat Utama dan Dua Kapolres

News

FLS2N Tahun 2021, Siswa Aceh Raih Medali Perunggu

Aceh Besar

Aceh Besar Gelar Rakor Percepatan Tanggulangi Kemiskinan

Daerah

Babinsa Koramil 05/Juli Bersama Kelompok Tani Desa Juli Paseh Laksanakan Penanaman Jagung Perdana

Banda Aceh

Komisi I DPRA Desak Kemenlu Ambil Langkah Tegas terkait Warga Aceh Meninggal Dikeroyok di Malaysia