Jakarta – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menghadiri The 8th Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT) Summit yang berlangsung di Jakarta pada hari Selasa, (27/01/2026).
Forum ini menjadi wadah pertemuan bagi para kepala daerah, pejabat pemerintah pusat, serta perwakilan berbagai kota dari kawasan Asia-Pasifik untuk membahas isu-isu terkait pembangunan kota sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, antara lain Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, serta para wali kota dan wakil wali kota dari sejumlah daerah di Indonesia.
Dalam forum tersebut, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendukung kebijakan kesehatan publik yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang selaras dengan nilai, budaya, dan kearifan lokal dalam membangun kota sehat.
Menurut Afdhal, Banda Aceh memiliki karakteristik tersendiri dalam membangun kota sehat, di mana kebijakan publik tidak hanya disusun berdasarkan regulasi semata, tetapi juga memperhatikan nilai sosial dan religius yang hidup di tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Banda Aceh memandang kesehatan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan kota.
Upaya menciptakan kota sehat harus dilakukan secara berkelanjutan melalui regulasi yang konsisten, edukasi, serta dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujar Afdhal di sela-sela kegiatan.
Kehadiran Wakil Wali Kota Banda Aceh dalam APCAT Summit ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan kota sehat yang berkelanjutan dan inklusif.
Diharapkan, partisipasi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kesehatan perkotaan di Banda Aceh dan di kawasan Asia-Pasifik secara umum.
Forum APCAT Summit ini menjadi platform penting bagi para pemimpin kota untuk berbagi pengalaman, bertukar ide, dan menjalin kerja sama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan kota sehat dan berkelanjutan.(**)
Editor: Redaksi





















