Banda Aceh – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, turut hadir dan berperan aktif dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Banda Aceh Tahun 2026. Acara penting ini berlangsung di Ruang Teuku Umar, Kamis (26/02/2026).
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, bersama Agus Chusaini, yang kehadirannya menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung stabilitas ekonomi dan pembangunan daerah.
Turut hadir Sekretaris BPKK Banda Aceh, Sofan Hidayat; Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak, Zuhri; serta seluruh Kepala OPD terkait.
Fokus utama dari HLM ini adalah memperkuat sinergi dan koordinasi dalam pengendalian inflasi daerah.
Agus Chusaini menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga barang dan jasa, terutama kebutuhan pokok masyarakat, agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Selain itu, Agus Chusaini juga mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Ia meyakini bahwa digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Digitalisasi adalah kunci untuk meningkatkan daya saing daerah dan mewujudkan ekonomi yang inklusif.
Kami dari Bank Indonesia siap mendukung Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan visi tersebut,” ujar Agus Chusaini.
Agus Chusaini juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh atas komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong digitalisasi daerah.
Ia berharap sinergi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Banda Aceh dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.
Dengan digelarnya HLM TPID & TP2DD ini, diharapkan Kota Banda Aceh dapat semakin maju dan sejahtera, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (**)
Editor: Redaksi



















