BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP., bertindak selaku Pembina Upacara Bendera di SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, Banda Aceh, pada Senin, 21 September 2026. Kehadiran pejabat tertinggi di lingkungan pendidikan Aceh ini disambut hangat oleh Kepala Sekolah, para guru, serta ratusan peserta didik yang mengikuti upacara dengan penuh khidmat.
Dalam amanatnya yang menggugah semangat, Murthalamuddin mengajak seluruh siswa untuk menyadari betapa berharganya masa-masa menuntut ilmu. Beliau menegaskan agar tidak ada satu pun kesempatan belajar yang terbuang sia-sia, serta memanfaatkan sepenuhnya kehadiran para pendidik yang berdedikasi di sekolah tersebut.
“Anak-anakku sekalian, jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Manfaatkan keberadaan guru-guru terbaik yang ada di sini untuk membimbing kalian. Milikilah semangat yang tak pernah padam untuk terus mencari ilmu pengetahuan, menjelajahi hal-hal baru, dan tidak pernah merasa puas dengan apa yang sudah dipelajari,” ujar beliau dengan nada tegas namun penuh kehangatan.
Pesan yang paling mendalam dan menjadi inti amanatnya mengingatkan siswa agar konsisten antara perkataan dan perbuatan:
“Kalian bukan apa yang kalian ucapkan, tetapi kalian adalah apa yang kalian lakukan.”
Kalimat singkat namun bermakna luas ini mengajak seluruh peserta didik untuk membuktikan jati diri bukan lewat kata-kata manis, melainkan lewat tindakan nyata—dalam kedisiplinan, kegigihan belajar, sopan santun, serta prestasi yang diraih setiap hari.
Murthalamuddin juga mendorong para siswa untuk tidak takut bermimpi besar. “Teruslah belajar tanpa henti, beranilah bermimpi setinggi langit, dan wujudkanlah mimpi-mimpi itu melalui karya yang bermanfaat serta langkah-langkah nyata,” ajaknya.
Di penghujung amanat, beliau menegaskan peran strategis generasi muda yang kini sedang duduk di bangku sekolah:
“Generasi Aceh hari ini, pemimpin masa depan!”
Suasana upacara berakhir dengan semangat yang membara. Kata-kata yang disampaikan diharapkan menjadi pedoman hidup bagi setiap warga sekolah, mengingat tanggung jawab memajukan Aceh dan bangsa di masa depan berada di pundak mereka yang hari ini tekun menuntut ilmu.(**)
Editor: Redaksi
























