BANDA ACEH – Ketua PWI Kota Lhokseumawe, Sayuti Achmad, resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031 kepada panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh, Senin (19/10/2026). Penyerahan berlangsung di Kantor PWI Aceh, kawasan Simpang Lima, Banda Aceh.
Tak hanya mendaftar, Sayuti juga menyertakan surat dukungan awal dari 15 daerah di Aceh sebagai bagian dari syarat pencalonan. Kepercayaan dari 15 PWI kabupaten/kota ini menjadi modal awal yang kuat untuk melangkah ke Konferprov XIII.
“Kami datang untuk menang,” ujarnya dengan tegas, usai menyerahkan berkas.
Proses Penyerahan Berkas Berjalan Lancar
Kedatangan Sayuti Achmad disambut langsung oleh jajaran Steering Committee (SC) Konferprov XIII PWI Aceh, yakni:
– Azwani Awi — Ketua SC Konferprov XIII PWI Aceh
– Iranda Novandi — Sekretaris SC
– Imran Joni — Ketua Pokja Verifikasi
– Azhari Usman — Pokja Kuorum Persidangan
– Serta sejumlah panitia pelaksana lainnya
Dalam kesempatan itu, Sayuti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota PWI yang telah memberikan dukungan. Ia berharap seluruh tahapan Konferprov XIII berjalan lancar, demokratis, dan sesuai dengan aturan organisasi PD/PRT PWI.
“Kami berharap PWI Aceh terus berkembang, menjadi organisasi yang lebih profesional dan mampu menjaga marwah pers di Aceh,” ungkap Sayuti.
Dukungan Terus Mengalir dari Daerah
Ketua Tim Pemenangan Sayuti Achmad, Gito Rolies, menyebut pihaknya masih terus menerima berkas dukungan dari berbagai daerah hingga batas akhir verifikasi. Menurutnya, dukungan 15 daerah baru awal, dan komunikasi dengan pengurus PWI kabupaten/kota lainnya terus dibangun.
“Mari kita bangun kebersamaan dan membawa PWI Aceh menjadi organisasi yang semakin profesional, solid, serta mampu memperjuangkan kepentingan dan meningkatkan kualitas wartawan di Aceh,” ajak Gito.
Ia menekankan, pencalonan Sayuti bukan sekadar soal kontestasi, melainkan ikhtiar untuk memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kesejahteraan wartawan di seluruh Aceh.
Panitia Tegaskan Netralitas dan Verifikasi Objektif
Sementara itu, Ketua SC Konferprov XIII, Azwani Awi, menegaskan panitia akan memverifikasi seluruh berkas dukungan secara objektif, transparan, dan tidak memihak kepada salah satu bakal calon.
“Netralitas merupakan prinsip yang harus dijaga. Panitia tidak akan segan mengambil tindakan terhadap anggota yang terbukti tidak menjaga netralitas,” tegas Azwani.
Ia memastikan, semua proses akan berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan, mulai dari verifikasi berkas, penetapan bakal calon, hingga pelaksanaan Konferprov XIII PWI Aceh.
Konferprov XIII PWI Aceh sendiri diproyeksikan menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi pers terbesar di Aceh dalam lima tahun ke depan.(**)
Editor: Redaksi






















