Home / Daerah

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:57 WIB

Kapolda Jabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2024

REDAKSI - Penulis Berita

Bandung, – Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus S.I.K., M.Si., M.M. memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2024 bertempat di lapangan Apel Mapolda Jabar, pada Senin (15/7/24).

Hadir pada kesempatan tersebut Wakapolda Jabar, Pejabat Utama Polda Jabar, Undangan dari berbagai instansi serta para peserta Apel.

Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan dalam rangka pengecekan kesiapan sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2024 di wilayah hukum Polda Jabar.

Selama dua minggu ke depan Polda Jabar akan menggelar Operasi Patuh Lodaya 2024, terhitung mulai tanggal 15 Juli hingga 28 Juli 2024. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Baca Juga :  Law Firm Dhipa Adista Justicia Menugaskan Netti Herawati.SE Sebagai Korlap Bali

Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. mengungkapkan, Operasi Kepolisian dengan sandi Operasi Patuh Lodaya 2024 dilaksanakan untuk tertib berlalu lintas, serta menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas pada korban kecelakaan lalu lintas.

Pemerintah khususnya Polri didukung oleh Instansi terkait mempunyai tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.

Tujuan Operasi Patuh Lodaya 2024 adalah menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas korban laka serta meningkatkan disipilin masyarakat dalam berlalu lintas.

Baca Juga :  Dandim 0108/Agara Ingatkan Disiplin Militer Jangan Luntur

Operasi patuh Lodaya 2024 yang bertemakan “Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” ini dilaksanakan secara serentak di Wilayah Hukum Polda Jabar.

”Operasi ini melibatkan 2012 personil terdiri dari Satgas Polda Jabar sebanyak 520 personil dan Satgas Polres Jajaran sebanyak 1492 personil. Dengan kekuatan personil yang terlibat tersebut diharapkan hasilnya dapat terlaksana dengan baik.” ujar Kapolda Jabar

Sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguang (AG) dan gangguan nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lantas baik sebelum, pada saat maupun pasca operasi Patuh Lodaya-2024.

Pelaksanaan Operasi Patuh – 2024 tersebut mengedepankan tindakan preemtif, preventif dan gakkum lantas menggunakan ETLE statis dan ETLE mobile serta ETLE hand held.

Baca Juga :  Kepala BNPB Tinjau Pembangunan Rumah Insitu Pascagempa Cianjur

“7 sasaran pelanggaran prioritas dalam peneggakan hukum lalu lintas menggunakan tilang elektronik (etle) dan blangko teguran sebagai berikut yaitu pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel saat berkendara, yang masih dibawah umur, yang berboncengan lebih dari 1 (satu) orang, yang tidak gunakan helm SNI dan pengemudi kendaraan bermotor yang tidak gunkansafety Belt, dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol yang melawan arus serta yang melebihi batas kecepatan.” tutupnya.

Sumber: Bidhumas Polda Jabar

Editor: Dedi

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah Aceh akan Serahkan SK bagi 2.318 Guru yang Lulus PPPK

Daerah

YARA Dukung Penundaan PORA Aceh

Daerah

Seorang Santri Asal Bireuen Terseret Arus Laut, Tim Gabungan Bersama Masyarakat Lakukan Pencarian

Daerah

Babinsa Koramil 02 Samalanga Komsos Dengan Pedagang

Daerah

Personel Polda Jabar Patroli ke Tempat Wisata Sambut Nataru 2025

Daerah

Di Banjarmasin, Wapres Pastikan Pemerintah Terus Persempit Celah Korupsi

Daerah

Pastikan Berfungsi Dengan Baik, Babinsa Posramil Kuta Blang Dampingi Petani

Daerah

Inovasi Lapas IIB Tondano Dalam Meningkatkan Layanan Publik