Home / Daerah

Rabu, 4 September 2024 - 20:03 WIB

Prihatin Terhadap Baca Alquran Calon Pemimpin Aceh, SAPA Minta di Tes Ulang

REDAKSI - Penulis Berita

Banda Aceh, – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mendesak penyelenggara Pilkada di Aceh untuk melakukan tes ulang baca Al-Qur’an bagi calon gubernur, bupati, dan walikota.

Permintaan ini disampaikan setelah beredarnya video yang memperlihatkan calon pemimpin di Aceh yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.

Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam dari masyarakat, terutama mengingat Aceh adalah daerah yang menerapkan syariat Islam.

Ketua SAPA Fauzan Adami menyatakan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan syarat fundamental bagi seorang calon pemimpin di Aceh.

“Sebagai wilayah yang menerapkan syariat Islam, sangat mengecewakan jika calon pemimpin kita tidak mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga mencerminkan sejauh mana seorang calon pemimpin benar-benar memahami dan menghayati ajaran syariat Islam yang menjadi landasan utama di Aceh,” kata Fauzan dalam rileas pers nya ke media ini. Rabu, 4 September 2024.

Baca Juga :  Tim Opsnal Gabungan Polres Amankan Pelaku Pembakaran Gudang Pupuk

SAPA menegaskan pentingnya tes ulang baca Al-Qur’an dan meminta agar penyelenggara Pilkada, seperti Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh memberikan waktu tambahan bagi para calon untuk memperbaiki kemampuan mereka.

“Kami meminta agar tes baca Al-Qur’an dijadwal ulang. Para calon harus diberikan waktu yang cukup untuk belajar dan memperbaiki kemampuan mengaji mereka. Mereka adalah calon pemimpin Aceh, dan seharusnya bisa menjadi contoh yang baik dalam menjalankan syariat Islam,” lanjutnya.

Baca Juga :  Heboh Kontes Waria Bawa Nama Aceh, SAPA: Memalukan dan Mencoreng Syariat Islam Minta Diproses Hukum

Menurut SAPA, video yang beredar di media sosial sangat memprihatinkan dan menunjukkan bahwa calon pemimpin belum memenuhi standar yang diharapkan masyarakat Aceh.

“Video-video ini sangat memalukan. Bagaimana mungkin kita mengklaim bahwa Aceh adalah daerah bersyariat Islam jika pemimpin kita sendiri tidak bisa membaca Al-Qur’an dengan baik? Ini bukan hanya masalah individu, tapi ini tentang menjaga martabat Aceh di mata dunia,” tegas Fauzan.

Baca Juga :  Pangdam IM Berbagi Kebahagiaan dan Gembira Bersama Dengan Ribuan Anak Yatim

SAPA akan terus memantau proses ini dan mendorong agar tes ulang dilakukan dengan adil dan transparan. Mereka juga meminta masyarakat Aceh untuk turut mengawal proses ini, agar pemimpin yang terpilih benar-benar layak dan mampu menjalankan syariat Islam dengan baik.

“Tes baca Al-Qur’an bukan sekadar formalitas, tetapi ujian penting yang mencerminkan kelayakan mereka sebagai pemimpin di Aceh. Jangan sampai pemimpin yang tidak mampu mengaji dengan baik justru menjadi cermin buruk bagi masyarakat Aceh yang dikenal religius,” pungkas Ketua SAPA Fauzan Adami.[]

Editor: Dima

Share :

Baca Juga

Daerah

Berprestasi, 127 Personel Polres Bengkayang Mendapatkan Penghargaan Dari Kapolres

Daerah

Lapas Klas IIB Tondano Masuk Peringkat Ketiga Dalam Nilai Kinerja Anggaran Ditjenpas Se-Indonesia

Daerah

Jelang Nataru, Pria Wibawa Pimpin Apel Kesiapan Keamanan dan Ketertiban di Jajaran Kumham Kalbar

Daerah

Dievakuasi dari Lebanon, Pj Gubernur Aceh Bantu Pemulangan Rahmatul Ula Bersama Tiga Anaknya dari Jakarta 

Daerah

Tarmidhi Kepala SMKN 2 Meulaboh Terpilih Jadi Ketua MKKS Aceh

Daerah

Wujud kepedulian sosial dan Kemanusiaan WBP, Lapas Tondano Gelar Donor Darah

Daerah

Siagakan Empat Helikopter Hadapi Karhulta Kalimantan Timur

Daerah

Abdya Diguyur Hujan, 3 Kecamatan Banjir Luapan