Home / Aceh / News

Selasa, 18 November 2025 - 23:07 WIB

IWO Aceh Resmi Dilantik, Momentum Baru untuk Jurnalisme Digital

REDAKSI - Penulis Berita

IWO Aceh resmi melantik pengurus periode 2025–2029 dalam sebuah seremoni khidmat di Anjong Mon Mata, Selasa (18/11/2025).

IWO Aceh resmi melantik pengurus periode 2025–2029 dalam sebuah seremoni khidmat di Anjong Mon Mata, Selasa (18/11/2025).

Banda Aceh – Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh resmi melantik pengurus periode 2025–2029 dalam sebuah seremoni khidmat di Anjong Mon Mata, Selasa (18/11/2025). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Aceh dan perwakilan institusi strategis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP., mewakili Wakil Gubernur Aceh, disusul jajaran tamu kehormatan seperti, Kabag Humas Semen Andalas, Kapendam Iskandar Muda, perwakilan Kapolresta Banda Aceh Iptu Erfan Gustiar, Kabag Operasional Jasa Raharja, Ketua Komite Selancat Aceh Ayatullah Bani Baet, Karo Adpim Setda Aceh Gade, ST., M.AP., Kalapas Kelas IIA Kaju, Sekdis Dinas Syariat Islam Aceh, pejabat Satpol PP dan WH Provinsi dan Kota Banda Aceh, Kadis Kesbangpol Aceh, Dinas Infokom Aceh, serta jajaran akademisi dari USK dan UIN Ar-Raniry, PWI Aceh, PSI Aceh, dan SPS Aceh.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 02/Samalanga Laksanakan Komsos Dengan Nelayan Desa Binaan

Mewakili Wakil Gubernur Aceh, Murthalamuddin menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan IWO Aceh. Ia menegaskan harapan pemerintah agar IWO mampu menjadi ruang kolaborasi bagi para pekerja media untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berdampak.

“Selamat atas pelantikan pengurus IWO Aceh. Semoga IWO menjadi wadah profesional bagi para wartawan online dalam menghadirkan berita-berita terbaik. Teruslah menjadi garda terdepan penyaji informasi yang benar dan akurat,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati  Aceh Barat Tarmizi Menekankan  Program Prioritas Gampong

Ketua Umum IWO, Dwi Christianto, dalam sambutannya menekankan pentingnya soliditas antaranggota sebagai fondasi organisasi.

Ia juga menggarisbawahi visi besar IWO ke depan, yakni menjadi konstituen Dewan Pers dengan mendorong seluruh pengurus mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai syarat resmi.

Dwi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas sinergi yang selama ini terbangun.

Sekretaris Jenderal IWO, Lia Nathalia, turut menambahkan pentingnya manajemen organisasi yang sehat dan berorientasi masa depan. Ia menegaskan bahwa IWO harus tumbuh sebagai institusi yang profesional dan adaptif.

“Organisasi ini hanya bisa maju kalau kita punya tata kelola yang kuat dan budaya kerja yang rapi,” katanya.

Baca Juga :  Mellani Subarni Lantik Pj Ketua PKK Subulussalam

“Setiap anggota harus siap berubah, siap belajar, dan siap meningkatkan kapasitas. Itu kunci agar IWO bisa melompat lebih jauh.”

Ketua IWO Aceh terpilih, Chairan Manggeng, menutup rangkaian sambutan dengan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dan dukungan yang diberikan. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya demi kemajuan IWO Aceh,” ujarnya.

Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi IWO Aceh untuk memperkuat peran jurnalis digital serta meningkatkan kualitas pemberitaan di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompetitif.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Kapolda Aceh Resmi Tutup Festival Band Hari Bhayangkara ke-79

Daerah

Polda Jabar ungkap Clandestine Lab Happy Water dan Liquid Narkotika di Buah Batu, Kabupaten Bandung

News

Ini Pulau Kita, Gubernur Mualem Gelar Kenduri Akbar dan Doa Bersama atas Kembalinya Empat Pulau ke Pangkuan Aceh

News

DPRA Tetapkan 12 Raqan Prioritas 2025, Gubernur Tegaskan Komitmen Jawab Kebutuhan Masyarakat

News

Asisten III Sekda Aceh Iskandar: Pemimpin yang Baik, Lahir dari Pengikut yang Baik 

Daerah

Polres Bener Meriah Syukuran,HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-66, Berjalan Secara Sederhana

News

Dispora Aceh Gelar Turnamen Antar-Siswa di Nagan Raya

Banda Aceh

Pangdam Iskandar Muda Dorong Sinergi TNI dan Pemerintah dalam Perencanaan Pembangunan Aceh