Home / News / Parlementarial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi Dorong Kurikulum Pendidikan Diniyah Tidak Berhenti di Atas Kertas

REDAKSI - Penulis Berita

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd.,  disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah Kota Banda Aceh  di Aula Kantor DPRK Banda Aceh, Kamis (8/10/2026).

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah Kota Banda Aceh di Aula Kantor DPRK Banda Aceh, Kamis (8/10/2026).

BANDA ACEH – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., mendorong agar Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah Kota Banda Aceh tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi benar-benar diimplementasikan di sekolah untuk membentuk generasi yang berkarakter Qurani.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah Kota Banda Aceh dengan tema “Menuju Generasi Pendidikan Dasar Kota Banda Aceh yang Berkarakter Qurani”, di Aula Kantor DPRK Banda Aceh, Kamis (8/10/2026). FGD dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, hM.Pd.

Kegiatan diikuti berbagai pemangku kepentingan, antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Majelis Pendidikan Daerah (MPD), Majelis Adat Aceh (MAA), Majelis Ulama Aceh (MPU), Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Syariat Islam, Kobar GB, PGRI, kepala sekolah SD dan SMP, serta perwakilan guru pendidikan diniyah. Turut hadir tim penyusun dari UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala.

Baca Juga :  Polda Aceh Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Kurikulum untuk Membentuk Karakter, Bukan Sekadar Dokumen

Musriadi menegaskan bahwa penyusunan kurikulum diniyah menyangkut arah masa depan pendidikan dan karakter anak-anak Banda Aceh, bukan sekadar menyelesaikan tugas administrasi.

“Kita tidak hanya sedang menyusun dokumen kurikulum. Kita sedang menyiapkan fondasi pendidikan dan karakter anak-anak Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Ia menyebut tujuh bidang dalam kurikulum — Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Tahfidz, Akidah, Fikih, Akhlak, Tarikh, dan BTAM — harus terintegrasi agar benar-benar membentuk kepribadian peserta didik.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Pimpin Misi Kemanusiaan ke Gayo Lues, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

“Belajar Al-Qur’an harus melahirkan kecintaan kepada Al-Qur’an. Belajar akhlak harus tercermin dalam perilaku. Belajar agama harus melahirkan kesalehan pribadi dan kepedulian sosial,” tegasnya.

Pendidikan Diniyah Sebagai Kompas Moral di Era Digital

Musriadi menilai pendidikan diniyah semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh media sosial. Kurikulum ini harus menjadi kompas moral yang membimbing anak dalam bersikap dan mengambil keputusan.

Ia juga menekankan kesiapan guru sebagai kunci keberhasilan implementasi. Kompetensi pendidik, bahan ajar, sarana pembelajaran, dan sistem evaluasi harus dipersiapkan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Dinas Syariat Islam Aceh Ikuti Rakor Pelaksanaan Nilai-nilai Adat dan Syariat Islam di Sekretariat Wali Nanggroe

“Sebagus apa pun kurikulumnya, tidak akan berjalan tanpa pendidik yang kompeten sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik,” katanya.

DPRK Dukung Penuh Penguatan Pendidikan Diniyah

Musriadi menyatakan DPRK Banda Aceh akan terus mendorong penguatan pendidikan diniyah sesuai fungsi dan kewenangannya, termasuk dalam aspek perencanaan dan penganggaran. Ia berharap FGD ini menghasilkan rekomendasi konkret untuk menyempurnakan draf kurikulum.

“Jangan sampai kurikulum ini hanya bagus di atas kertas. Kita ingin pendidikan diniyah benar-benar hidup di sekolah dan membentuk anak-anak yang beriman, berilmu, berakhlak, dan berkarakter Qurani,” pungkasnya.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Gubernur Aceh Terima Kunjungan Direksi PT. PIM

Daerah

Dandim 0108/Agara Pimpin Korps Raport Pindah Satuan Enam Pama

Parlementarial

DPRA Minta Kemenhub Evaluasi mahalnya Harga Jual Tiket Pesawat ke Aceh

News

Temui Kapolda Aceh, Ketua Baitul Mal Bahas Kemaslahatan Masyarakat

Aceh

Dari Pedalaman Aceh Utara, Kak Na Ajak Pemda Gencarkan Posyandu

News

SIAPKAN SKALA PRIORITAS REHAB-REKON!” – SATGAS DPRA MINTALANGSA AJUKAN KEBUTUHAN UNTUK DIKAWAL DI TINGKAT PROVINSI!

Daerah

Himbau Jaga Kerukunan Dan Keamanan Lingkungan, Sertu Bambang Sutikno Komsos Dengan warga Binaan

Aceh Besar

Momen Maulid Nabi 2026: Aktivitas Ekonomi Menggeliat, Harga Bahan Pokok Naik di Pasar Lambaro