Home / Nasional / News

Minggu, 26 Desember 2021 - 09:12 WIB

Kominfo Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Digital Perdesaaan

REDAKSI - Penulis Berita

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dipastikan terus memperkuat pertumbuhan ekonomi digital di perdesaan seiring peningkatan konsumen digital Kawasan tersebut semenjak awal pandemi COVID-19 di Indonesia.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Kominfo, Doddy Setiadi menyatakan, upaya tersebut akan terus dilakukan agar perdesaan juga memiliki infrastruktur dan teknologi digital yang bisa diakses seluruh warganya.

“Kementerian Kominfo memastikan bahwa daerah pedesaan tidak jauh tertinggal dari pusat ekonomi perkotaan dalam hal kesiapan infrastruktur dan teknologi,” tandas Irjen Kominfo dalam pengantar Diskusi Forum Bisnis : Postal Opportunity in Rural Region in Digital e-Commerce yang berlangsung virtual dari Paviliun Indonesia, Expo 2020 Dubai, Uni Emirat Arab, pada Sabtu (25/12/2021).

Menurut Irjen Kominfo, selama pandemi, terjadi peningkatan jumlah konsumen digital sebanyak 21 juta orang di Indonesia, yang 72 persen diantaranya berasal dari wilayah pedesaan.

Angka ini dinilai menunjukkan pertumbuhan penetrasi e-commerce yang cukup potensial di pasar terbesar di Indonesia.

“Bahkan (jumlah konsumen digital perdesaan), sudah siap untuk menciptakan dan menangkap nilai tambah era digital, serta berkontribusi pada pengembangan e-commerce yang lebih inklusif,” imbuhnya.

Lebih lanjut Irjen Kominfo menjelaskan, masa pandemi yang disertai penerapan jaga jarak serta karantina, memicu banyak penutupan usaha dan transaksi fisik.

Di sisi lain, masyarakat mulai beralih memanfaatkan platform e-commerce dan transaksi digital dalam memenuhi kebutuhannya dan membuka peluang usaha baru.

“Keberadaan infrastruktur dan platform digital membuka peluang bagi masyarakat, terutama dari pedesaan, menjual produk melalui pasar online,” tutur Doddy.

Dalam hal ini, kata Irjen Kominfo, penjual online dari pedesaan Indonesia dapat menjangkau jutaan pelanggan dan terhubung dengan pelanggan nasional dari desa tempat tinggal mereka.

“Itu akan mengurangi biaya transaksi, memanfaatkan skala dan cakupan ekonomi, dan memungkinkan penjual mengakses kumpulan besar pelanggan melalui platform digital,” jelasnya.*

 

 

 

 

 

(Sumber dan foto : InfoPub/Istimewa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Tak Henti – Hentinya Dan Tak Pernah Mengeluh Amad Leumbeng Menyerahkan Bantuan Di Beberapa Kecamatan Di Aceh Timur

Daerah

Koalisi Aktivis KAMI Laporkan Kepala BPSDM Aceh Ke Ombudsman

Nasional

Tinjau Vaksinasi Akpol 97, Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi Diiringi Strategi Pengendalian Covid-19

News

Inovasi Disdukcapil Banda Aceh: Pengantin Baru Langsung Dapat KTP dan KK di Masjid!

Aceh Besar

BPBD Aceh Besar Bergerak Cepat, Padamkan Kebakaran Lahan Pinus di Saree

Agama

GELAR PBAK 2025: STISNU ACEH SIAP LAHIRKAN GENERASI BERKARAKTER

Aceh

Plh. Kadisdik Dayah Aceh Jenguk Ulama Kharismatik dan Pantau Dayah Terdampak Bencana di Pidie Jaya dan Bireuen

News

Ketua DPR Aceh Desak Pemerintah Segera Realisasikan APBA 2025