Home / Daerah

Minggu, 11 Desember 2022 - 10:21 WIB

Gubenur Jawa Tengah Hadiri Festival Adat Nusantara Ke II Di Kawasan Borobudur

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews, Magelang – Festival Adat Nusantara ke II dan yang menjadi tuan rumah adalah Propinsi Jawa Tengah serta di gelar di kawasan Candi Borobudur, Magelang tersebut dihadiri dua ratus enam puluh empat ( 264) utusan dari berbagai kerajaan,lembaga adat,suku seluruh Nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara( Matra) serta perwakilan dari mancanegara, Yang digelar mulai hari Jumat-Sabtu 9-10 Desember 2022.

Acara tersebut digelar dalam rangka mempererat sillaturahmi antar kerajaan serta lembaga adat dan juga sekaligus untuk menggali potensi ekonomi atau sumber alam dalam pertahanan pangan adat budaya Nusantara yang sangat subur dan beraneka ragam suku,ras serta budayanya.

Baca Juga :  Kecelakaan Tambang Batu Bara di Sawahlunto Sumatera Barat 10 Warga Meninggal Dunia

Sripaduka Kanjeng Gusti Pangeran Adipati aryo (KGPAA) Mangku Alam II menjelaskan kumpulnya para Raja dan Ketua Lembaga Adat ini untuk menjadikan momen untuk mendeklarasikan ketahanan adat budaya Nasional agar terus kompak dan solid di Nusantara sehingga hal hal yang membuat kesulitan atau membahayakan negara ,kami akan bersikap ” katanya.

Baca Juga :  Dukung Kemajuan Aceh Timur, Disbudpar Gelar Pelatihan Peningkatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Festival Adat Nusantara ke II ini juga dihadiri Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sangat mengapresiasi dan menilai ini mempunyai komitmen yang luar biasa untuk memperjuangkan suku serta budaya raja raja di Nusantara untuk melestarikannya.

Baca Juga :  Dukung Kemajuan Aceh Timur, Disbudpar Gelar Pelatihan Peningkatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Ketua Umum DPP Matra Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukkajannangang menyampaikan acara ini sebagai tanda Raja dan Sultan masih eksis untuk melestarikan budaya adat di Nusantara.

Harapannya semoga pemerintah serta pemegang kekuasaan bisa memperhatikan masyarakat adat terutama Raja dan Sultan sehingga kebudayaan adat bisa terus terjaga serta lestari untuk kepentingan masyarakat tentunya sampai ke anak cucu kita kedepan ” jelasnya. [Tini_*]

Editor: Dima/Atin

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Al- Farlaky Fokus Tertibkan Aset Demi Dongkrak PAD Aceh Timur

Daerah

Haji Tole Cs Ganti Kerusakan Akibat Kekisruhan Internal KONI Aceh Timur 

Daerah

Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin, Kapolsek Nanga Tayap : Kami Sudah Lakukan Sosialisasi Dan Upaya Penertiban

Daerah

Penyegaran Birokrasi, Bupati TRK Resmi Lantik 13 JPT Pratama

Daerah

Operasi Keselamatan 2023 Berakhir: 42 Laka Lantas, 11 Meninggal Dunia

Daerah

KPP Pratama Ketapang Buka Bazar Ramadhan dan diikuti 15 UMKM

Daerah

Kabid Propam Polda Kalbar Berikan Atensi Tegas Kepada Seluruh Personel Terkait Larangan Pelanggaran

Daerah

Beri Tausiyah di Masjid Agung Baiturrahim Gorontalo, Wapres Ingatkan Al-Qur’an Pedoman bagi Orang yang Bertakwa