Home / Daerah

Selasa, 4 April 2023 - 15:43 WIB

Capai 16,2 persen, Wapres Puji Penurunan Stunting Kabupaten Demak

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews, Demak – Hari berikutnya kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Selasa (04/03/23), Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meninjau pencegahan dan penanganan stunting, di Puskesmas Mranggen III, Jl. Pucang Gading Raya, Batursari, Kec. Mranggen, Kab. Demak.

Tiba di Puskesmas Mranggen III, pukul 10.30 Wapres di sambut oleh Bupati Demak Eisti’anah dan Kepala Puskesmas Mranggen III dr. Haerudin yang menjelaskan tentang kegiatan posyandu dan penanganan stunting di wilayah Puskesmas Mranggen III.

Haerudin menjelaskan kegiatan Posyandu yang dilakukan adalah mulai dari pendaftaran, penimbangan dan  pengukuran, pemeriksaan/skrining dan pencatatan, pelayanan KIE/penyuluhan/ konseling  dan rujukan, validasi dan sinkronisasi data hasil pelayanan.

Baca Juga :  Banjir Di Bima Renggut Nyawa Seorang Warga

Dalam kesempatan tersebut, Wapres menanyakan tentang persentasi penurunan stunting di Puskesmas tersebut, dan dijawab oleh Haeurudin tinggal 0,9 persen, kurang dari 1 persen.

“Kalau Kabupaten [Demak] berapa [persentasi penurunan stunting]?” tanya Wapres.
“Di Kabupaten [Demak] 16,2 persen, nomor 2 terkecil se  Jawa Tengah,” jawab Eisti’anah.

“Ya bagus. Jadi kalau 16 [persen], 14 [persen] sudah tercapai [target] berarti kan?” puji Wapres.

Menurut rekap data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), penurunan stunting di Kab. Demak Tahun 2022 menempati posisi kedua di Jateng, yaitu 16,2 persen, sedangkan berdasarkan hasil penimbangan serentak adalah 2,99. Di tahun tersebut, jumlah bayi baru lahir suspect stunting sebanyak 396 bayi atau sekitar 2,05, dan bayi yang baru lahir tidak suspect stunting sebanyak 18.920 bayi atau sekitar 97,95 persen.

Baca Juga :  Sinergitas Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Pantau Imunisasi Polio Di Posyandu

Sebagai upaya mempercepat penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Demak membuat sinergitas program unggulan, yaitu peningkatan kebersihan dan keindahan wilayah; peningkatan kualitas dan aksebilitas pelayanan kesehatan; serta percepatan pembangunan infrastruktur.

Adapun inovasi daerah dalam upaya percepatan penurunan stunting, adalah Cengkraman Mata Elang, Griya Posting, Rumah Gizi Balita, Rumah Gizi Ibu Hamil, Pil Cantik Rematri, Bawang Kating (Bahaya, Waspada Dan Penanganan Stunting Oleh Kader), Gema Cerdas Permata Mola (Gerakan Bersama Cegah Kurang Gizi Dan Sunting, Laskar Banting (Laskar Berantas Stunting), Gardu Cantik (Gerakan Terpadu Cegah Kematian Ibu Dan Anak), Café Baby Ceris, Posyandu Remaja, Pmt Berbasis Pangan Lokal, Pembelajaran PKH, KTP Untuk Warga Stunting, Gema Cerdas, Griya Gizi Permata Bunda.

Baca Juga :  Perusahaan Umum Daerah Ketapang Pangan Mandiri Tawarkan Budidaya Tanaman Padi

Mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hevearita Rahayu, Bupati Demak Eisti’anah, Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono, Staf Khusus Wapres Mohamad Nasir, Masduki Baidlowi, dan Zumrotul Mukaffa, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma.[ DIMA]

Editor: ATIN

Share :

Baca Juga

Daerah

Wagub Kalbar Apresiasi Ke Penyelenggara MTQ Ke – 30 di Ketapang

Daerah

Personel Polsek Banda Sakti Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif Jelang Lebaran

Daerah

Bupati Tgk. Amran Menyalurkan CSR Bank Aceh Syariah Cabang Tapaktuan

Daerah

Diskominfo Simeulue Gelar Coffee Morning bersama Awak Media

Daerah

150 Ormas Ikut Jambore Ormas Jabar 2024

Daerah

Kerjasama Strategis PT PEMA dan PT PIM untuk Pasokan Gas Bumi WK “B” Mendukung Swasembada Pangan

Daerah

Sinergitas Bersama, Kapolres Ketapang, Sekda serta Dandim Kompak Pimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Karhutla

Daerah

Sambangi Panti Asuhan Yayasan Penyantun Islam, FPMPA Santuni Anak Yatim Piatu