Home / Daerah

Sabtu, 29 Juni 2024 - 12:17 WIB

UPDATE : Banjir di Kabupaten Gorontalo Berangsur Surut, Kabupaten Bone Bolango Masih Terendam Banjir

REDAKSI - Penulis Berita

JAKARTA, – Banjir melanda Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Situasi banjir di Kabupaten Gorontalo, mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan setelah hujan deras sebelumnya pada Rabu, (26/6/24), memicu banjir di beberapa Kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo telah bergerak cepat dalam penanganan darurat dengan melakukan pendataan terhadap korban terdampak dan koordinasi dengan semua pihak terkait.

Hasil Pendataan BPBD Kabupaten Gorontalo banjir yang melanda kecamatan Biluhu, Dungaliyo, dan Limboto Barat menyebabkan 990 kepala keluarga atau 3.233 jiwa terdampak. Sebanyak 727 unit rumah terendam dan area persawahan seluas 56 hektar juga terkena dampak. Untuk sementara, sebagian besar banjir sudah mulai surut, meskipun pendataan dan pemulihan masih terus dilakukan.

Baca Juga :  Banjir Di Bima Renggut Nyawa Seorang Warga

Di sisi lain, Kabupaten Bone Bolango masih menghadapi situasi kritis akibat banjir yang disebabkan oleh meluapnya sungai Bone dan jebolnya tanggul di Desa Masiaga pada Rabu, (19/6/2024). Banjir kembali terjadi dipicu cuaca hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi.

Berdasarkan informasi BPBD Kabupaten Bone Bolango banjir ini mengakibatkan sekitar 508 kepala keluarga atau 1.454 jiwa terdampak dan 398 unit rumah terendam. Upaya penanganan darurat terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Bone Bolango dengan dukungan dari TNI/POLRI, Tagana, dan pemerintah desa setempat.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan, 2 Lapas di Jatim Miliki Nakhoda Baru

Warga yang mengungsi di Kecamatan Suwawa Timur, berada di kantor camat dan rumah warga setempat. Namun sebagian sudah kembali ke rumahnya masing-masing untuk melakukan pembersihan dan ada juga yang masih bertahan dilokasi pengungsian dikarenakan tempat tinggalnya belum bisa ditempati. Adapun jumlah yg masih berada di lokasi pengungsian tercatat di kantor Camat 15 Kepala Keluarga atau 65 Jiwa dan dirumah warga sebanyak 19 Kepala Keluarga.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Serimbu Ajak Warga Binaannya Tanggap terhadap Bencana Alam Banjir

Kendala yang dihadapi termasuk jaringan komunikasi yang terganggu karena pemadaman listrik, sehingga menghambat koordinasi dan pendataan. Pemerintah setempat telah mendirikan posko dapur umum sementara untuk memberikan bantuan makanan kepada korban yang mengungsi. Kebutuhan mendesak yang diperlukan termasuk makanan siap saji, perbaikan tanggul di Dusun Panggulo, dan normalisasi sungai di muara Sungai Bone untuk mencegah banjir lebih lanjut.

Keputusan Bupati Bone Bolango telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor selama 14 hari ke depan untuk memfasilitasi upaya pemulihan.[]

 

Sumber; SIARAN PERS BNPB-406

Editor: Dedi

Share :

Baca Juga

Daerah

Komsos Kreatif, Dandim 0108/Agara Disambut Hangat di Ponpes Darul Iman

Daerah

Pengurus SPS Aceh Mantapkan Sususan Panitia HUT SPS ke 79

Daerah

Sosialisasi ETLE , Personil Satlantas Polresta Bandung Foto Pelanggar Pakai Ponsel

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Antar Kepulangan Menbud Fadli Zon di Bandara SIM

Daerah

Ini Penjelasan Kabid Humas Polda Bali Terkait Tertangkapnya Dua Dpo Interpol

Berita

Ajang FLS3N Disabilitas Wilayah III Dimulai, Disdik Aceh: Ini Panggung Bagi Talenta Istimewa

Daerah

Cegah Aktivitas Penambangan Tanpa Izin, Kapolsek Nanga Tayap : Kami Sudah Lakukan Sosialisasi Dan Upaya Penertiban

Daerah

Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Himbau Warga untuk Jaga Keamanan