Home / Daerah

Rabu, 4 September 2024 - 18:30 WIB

Senator Aceh Sindir Calon Kepala Daerah Yang Tidak Bisa Mengaji

REDAKSI - Penulis Berita

Jakarta, – Senator atau anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Fachrul Razi ikut menanggapi cara baca Alqur’an untuk bakal calon gubernur Aceh, dan calon bupati/walikota yang tidak bisa membaca Al Quran dengan baik dan benar

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Salat Idulfitri di Masjid Sheikh Zayed Kota Surakarta

“Bagai kambing berjalan di atas batu,” sindirnya dalam video yang beredar luas, Rabu, 04 September 2024.

Menurut anggota DPD RI dua periode, banyaki politisi di Aceh kalau bidang olah anggaran pemerintah bisa sangat cepat dan lancar. Namun sebutnya, sangat beda bila disuruh membaca Al Quran terlihat ragu ragu.

Baca Juga :  PT PIM Gelar Panen Padi Perdana di Aceh Utara Dukung Ketahanan Pangan Nasional

“Kalau soal olah anggaran dinas bagai pacuan balap kuda,” sindirnya.

Sebagai putra Aceh, Fachrul Razi merasa malu karena ada calon pemimpin Aceh baik calon Gubernur dan bupati/walikota yang kewalahan dalam membaca kitab suci Alqur’an. “Malu Aceh, ternyata ada elit Aceh tak bisa ngaji,” .

Baca Juga :  Pasha Ungu Pukau Ribuan Pengunjung Bhayangkara Fest 2024

Fachrul Razi juga mengkritik tes baca alquran yang tidak menggunakan pengeras suara, Ada apa?, Rakyat kan harus mendengarkan langsung tes mengaji, sesalnya. [Mkt_*]

Editor: Dima

Share :

Baca Juga

Daerah

Langkah Cepat Wali Kota Bakri Siddiq Kendalikan Inflasi di Banda Aceh

Daerah

Saat Memancing Udang di Sungai, Pria Asal Lingga Kubu Raya Meninggal

Daerah

Dugaan Perselingkuhan Istri TNI dengan Personel Polri Tidak terbukti, Kedua Belah pihak Sepakat Berdamai

Daerah

Kunjungan Kerja Pangdam IM ke Kodim 0117/Aceh Tamiang

Daerah

Gagalkan Aksi Tawuran Polisi di Sukabumi Amankan 12 Pemuda dan Puluhan Senjata Tajam

Daerah

Dandim 1619/Tabanan Silaturahmi Ke DPRD

Daerah

YARA Minta Polda Aceh Tindak Seluruh Tambang Illegal

Daerah

Peringati Asyura, Bupati Al-Farlaky: Jadikan Sejarah sebagai Pendidikan Keluarga