Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 10 Januari 2025 - 14:45 WIB

Pj Gubernur Safrizal Sambut Dewan KEK, Dorong Pengembangan KEK Arun Lhokseumawe untuk Perekonomian dan Tenaga Kerja

REDAKSI - Penulis Berita

Pj. Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, didampingi Asisten II Sekda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, Pj. Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, dan Pj. Bupati Aceh Utara, Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si, foto bersama saat menyambut kedatangan Rombongan Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, Jum'at (10/1/2025).

Pj. Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, didampingi Asisten II Sekda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, Pj. Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, SP, MM, dan Pj. Bupati Aceh Utara, Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si, foto bersama saat menyambut kedatangan Rombongan Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, Jum'at (10/1/2025).

Aceh Utara – Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA., M.Si., bersama Asisten II Setda Aceh Zulkifli, Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar dan Pj Wali Kota Lhokseumawe A. Hanan, menyambut kedatangan rombongan Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, Jumat (10/1/2024). Kehadiran Dewan KEK dipimpin oleh Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Dr. Rizal Edwin Manansang, Wakil Ketua III Tim Pelaksana, Budi Santoso, dan Kepala Biro Pengendalian KEK, Bambang Wijanarko.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Dorong Inovasi CWLD untuk Produktivitas Dana Wakaf

Safrizal menegaskan pentingnya peran KEK Arun Lhokseumawe dalam mendorong perekonomian Aceh dan membuka lapangan kerja baru. “Selamat datang di Aceh. Mohon dukungannya supaya pemanfaatan KEK Arun ini maksimal,” ujarnya.

Safrizal juga menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh telah berkomunikasi dengan gubernur terpilih, H. Muzakir Manaf, untuk memastikan kesinambungan komitmen dukungan terhadap pengembangan KEK, termasuk memanfaatkan potensi pelabuhan di kawasan tersebut.

Salah satu potensi besar KEK Arun adalah keberadaan Pelabuhan Arun yang strategis di kawasan Selat Malaka, jalur perdagangan internasional yang sangat ramai. Pemanfaatan pelabuhan ini dapat menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing KEK Arun.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Imam Shalat di Kapal Pelni

Menanggapi dukungan Pemerintah Aceh, Rizal Edwin Manansang menyampaikan apresiasi dan terima kasih. “KEK Arun ini sangat strategis dan memiliki sejarah panjang. Kita berharap KEK Arun Lhokseumawe bisa menjadi contoh dan menjadikannya Green KEK pertama di Indonesia,” katanya. Green KEK mengacu pada kawasan ekonomi yang ramah lingkungan, dengan penerapan teknologi dan praktik yang mendukung keberlanjutan.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Serahkan Cenderamata untuk Keluarga Pahlawan

Dengan adanya dukungan Dewan Nasional KEK dan Pemerintah Aceh, KEK Arun Lhokseumawe diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, baik untuk Aceh maupun Indonesia. Pengembangan kawasan ini tidak hanya memberikan peluang investasi tetapi juga membuka ribuan lapangan kerja baru.

“Pemerintah Aceh berkomitmen untuk memastikan KEK Arun menjadi motor penggerak ekonomi. Kami juga mendorong pengembangan berbasis keberlanjutan agar KEK ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi tetapi juga ramah lingkungan,” ujar Safrizal.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Pemerintah Aceh Paparkan Capaian Strategis Lewat LKPJ 2024

News

WAKIL GUBERNUR FADHULLAH TEMANI ANDRE ROSIADE TINJAU HUNTARA ACEH TAMIANG – “PERCEPAT REHABILITASI, MASYARAKAT HARUS DAPAT HUNIAN LAYAK”

Advertorial

Harap Pengelolaan Keuangan Aceh Berjalan Efesien BPKA Perkuat Kerjasama Dengan Bank Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Hadiri Forum Konsultasi Publik Renduk PRRP Provinsi Aceh

Berita

Kepala BPSDM Agustyarsyah Lakukan Pembinaan SDM Dilingkungan Kanwil BPN Provinsi Aceh

Aceh

Sekda Aceh dan Rombongan Terjebak Longsor di Gayo Lues Saat Antar Bantuan Banjir

Aceh

Wakil Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Duta Besar Bahrain di Bandara SIM

Banda Aceh

Gebunur Aceh Pelabuhan Krueng Geukueh memperkuat hubungan Aceh dengan kawasan Melayu, terutama Malaysia dan Thailand.