Home / Aceh Besar / News

Senin, 7 Juli 2025 - 22:14 WIB

Komit Kendalikan Inflasi, Pemkab Aceh Besar Terus Pantau Dinamika Harga Pasar

REDAKSI - Penulis Berita

Asisten II Sekdakab Aceh Besar HM Ali S.Sos M.Si bersama unsur Forkopimda dan Kepada OPD melakukan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Kemendari RI secara virtual dari ruang rapat Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (07/07/2025.
FOTO/MC ACEH BESAR

Asisten II Sekdakab Aceh Besar HM Ali S.Sos M.Si bersama unsur Forkopimda dan Kepada OPD melakukan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Kemendari RI secara virtual dari ruang rapat Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (07/07/2025. FOTO/MC ACEH BESAR

Kota Jantho,– Untuk terus dapat mengendalikan laju inflasi, pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan terus melakukan pemantauan harga di pasar.

Hal itu disampaikan Asisten II Sekdakab Aceh Besar HM Ali S.Sos M.Si usai melakukan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Kemendari RI secara virtual dari ruang rapat Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (07/07/2025.

“Kita terus berkomitmen untuk memantau dinamika harga pasar, sebagai bentuk komitmen kita dalam rangka mengendalikan inflasi di daerah, dan tentunya kita dapat mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi di daerah” ujar M. Ali.

Baca Juga :  Demo Soal Tanah Adat, Warga Sembalun Dilaporkan Bupatinya!

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, dan turut dihadiri oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) serta Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti dan pejabat penting yang berkaitan lainnya.

Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar dan sejumlah Kepala OPD serta anggota TPID Aceh Besar.

Baca Juga :  Wabup Syukri Hadiri Munas APKASI ke-25 di Minahasa Utara

Dalam paparannya, Mendagri Tito Karnavian menyoroti perkembangan pertumbuhan ekonomi nasional dan global. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data tahunan Produk Domestik Bruto (PDB), Indonesia menempati peringkat ke-45 dari 185 negara di dunia.

“Ini menunjukkan bahwa kita masih punya tantangan besar di sektor ekonomi. Oleh karena itu, kita harus menguatkan sinergi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Tito.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi Terkait Antisipasi Pengungsi Etnis Rohingya Di Indonesia

Ia juga membeberkan data pertumbuhan ekonomi provinsi di Indonesia pada triwulan pertama tahun 2025. Provinsi Papua Barat tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 25,53%, sedangkan Maluku Utara sebesar 34,58%.

Sementara itu, Ketua BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam presentasinya menekankan pentingnya peran daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. “Mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia harus dimulai dari daerah. Pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam menjaga inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Amalia.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Komisi VI DPRA Gelar Raker Bahas Tindak Lanjut Hasil Fit and Proper Test Anggota MPA

News

Sekda Aceh Antar Kepulangan Ketua MPR RI

Aceh

BSI dan Dinas Syariat Islam Aceh Jalin Sinergi Strategis, Dorong Literasi Perbankan Syariah bagi Aparatur Negara

Aceh Besar

Kapolda Aceh Hadiri Peringatan Dua Dekade HDA

Internasional

Nelayan Indonesia yang Ditangkap Otoritas Malaysia Dipulangkan

Daerah

GMNI Minta Pelaku Penculikan Anak Di Aceh Tengah Dihukum Berat

Nasional

Kasad Pimpin Sertijab Pangkostrad dan 13 Pejabat Lainnya

Dinas syariat islam

Dinas Syariat Islam Aceh Perkuat Sinergi dengan BNNP dalam Penanggulangan Narkoba