Home / Daerah / News / Parlementarial

Sabtu, 20 September 2025 - 13:20 WIB

Kunjungan Kerja Komisi VII DPRA ke Baitul Mal Kota (BMK) Lhokseumawe Terkait  Qanun  Kelembagaan dan Tata Kelola Keuangan

REDAKSI - Penulis Berita

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Komisi VII DPRA dipimpin langsung oleh Ketua Komisi, H. Ilmiza Saaduddin Jamal, MBA, didampingi Puluhan anggota, serta diterima oleh Ketua Sekretariat Baitul Mal Lhokseumawe, Maimun, S.Sos, didampingi Komisioner Munawir dan Jumiati bersama jajaran pengurus Tenaga Professional juga staf sekretariat , jum'at (19/09/2025).

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Komisi VII DPRA dipimpin langsung oleh Ketua Komisi, H. Ilmiza Saaduddin Jamal, MBA, didampingi Puluhan anggota, serta diterima oleh Ketua Sekretariat Baitul Mal Lhokseumawe, Maimun, S.Sos, didampingi Komisioner Munawir dan Jumiati bersama jajaran pengurus Tenaga Professional juga staf sekretariat , jum'at (19/09/2025).

Lhokseumawe – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan kunjungan kerja ke Baitul Mal Kota (BMK) Lhokseumawe, Jum’at (19/09/2025). Agenda utama pertemuan ini membahas rencana perubahan Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal, khususnya terkait penguatan kelembagaan dan tata kelola keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Komisi VII DPRA dipimpin langsung oleh Ketua Komisi, H. Ilmiza Saaduddin Jamal, MBA, didampingi Puluhan anggota, serta diterima oleh Ketua Sekretariat Baitul Mal Lhokseumawe, Maimun, S.Sos, didampingi Komisioner Munawir dan Jumiati bersama jajaran pengurus Tenaga Professional juga staf sekretariat.

Ketua Baitul Mal Lhokseumawe, Dr. Damanhur Abbas, Lc, MA, diwakili Kepala Sekretariat Maimun, S.Sos, menyambut baik langkah DPRA yang memberi ruang partisipasi daerah dalam proses revisi qanun. Ia menegaskan pentingnya penguatan status kelembagaan Baitul Mal agar semakin efektif dalam melayani umat.

Baca Juga :  Melalui Usaha Rakyat (KUR) Syariah Sektor Parekraf, Tingkatkan Produk Unggulan Bagi Pengusaha Aceh

“Saat ini, mekanisme pengelolaan dana Baitul Mal masih sepenuhnya bergantung pada kas daerah, yang seringkali menyebabkan keterlambatan penyaluran zakat, infak, dan wakaf. Namun dengan status BLUD Baitul Mal akan memiliki keleluasaan dalam membuka rekening kelembagaan sendiri untuk mempercepat pelayanan kepada mustahik.

Dengan BLUD, distribusi zakat produktif untuk UMKM, pertanian, perikanan, dan sektor lain bisa dilakukan lebih cepat tanpa terhambat prosedur birokrasi APBK. Hal ini akan mempercepat realisasi program pengentasan kemiskinan.” ujarnya.

Oleh karena itu, kami mengusulkan agar dalam Rancangan Qanun tentang Perubahan Kedua atas Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018, ditambahkan pasal khusus mengenai status BLUD bagi Baitul Mal Kabupaten/Kota, Kami yakin, dengan adanya status BLUD ini, Baitul Mal akan lebih fleksibel, transparan, dan profesional dalam mengelola dana umat, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Aceh”, tambahnya Maimun, S.Sos.

Baca Juga :  Tahun Baru Imlek di Bali Kondusif dan Terkendali, ini Penjelasan Kabid Humas Polda

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPRA menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari penjaringan aspirasi untuk menyempurnakan draf perubahan qanun.

Menurutnya, usulan-usulan dari Baitul Mal kabupaten/kota menjadi masukan penting agar regulasi yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

“Kami ingin memastikan perubahan qanun ini tidak hanya mengatur secara normatif, tetapi juga mampu memberikan solusi konkret terhadap kendala teknis dan administratif yang selama ini dihadapi Baitul Mal di daerah,” tegasnya H.Ilmiza.

Baca Juga :  Beberkan Pokir di Dinas Pendidikan Dayah, SAPA Ingatkan Dewan Tidak Kuasai Anggaran

Selain membahas status BLUD, pertemuan ini juga menyoroti aspek transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, termasuk mekanisme pelaporan keuangan yang lebih terbuka kepada masyarakat.

Kunjungan Komisi VII DPRA ke Lhokseumawe ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan konsultasi ke sejumlah Baitul Mal kabupaten/kota di Aceh.

Diharapkan, hasil kunjungan ini dapat memperkaya draf perubahan qanun dan memperkuat peran Baitul Mal sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan wakaf yang profesional, amanah, dan sesuai syariat.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Muthia, Terpilih Sebagai Pustakawan Berprestasi Tingkat Nasional

Aceh

Bunda Salma, silaturahmi ke kantor Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan JAMWAS RI

Daerah

Indonesian Journalist Warkop (WJI) Present in Bali

Daerah

Karo Ops Polda Aceh Beserta PJU Cek Pelabuhan Balohan Kota Sabang

Daerah

Monitoring Harga Bahan Pokok, Babinsa Koramil 09 Makmur Komsos Dengan Masyarakat Desa Binaan

Daerah

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kembali Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM, Berakibat Ricuh

Daerah

Pj Walikota Banda Aceh, Apresiasi Baksos Pramuka di Kawasan Wisata Ule Lheu

Daerah

DPRA Teken Berita Acara Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Hasil Pemeriksaan BPK RI