Home / Uncategorized

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:51 WIB

Bupati Aceh Besar Imbau Warga Tetap Tenang, Stok BBM dan Pangan Aman Hingga Idulfitri

REDAKSI - Penulis Berita

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram)
FOTO/ MC ACEH BESAR

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) FOTO/ MC ACEH BESAR

KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi dinamika situasi global yang saat ini mempengaruhi berbagai sektor, termasuk isu pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan pangan.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi ketersediaan BBM di wilayah Aceh, termasuk Aceh Besar, masih dalam keadaan aman dan mencukupi. Hal tersebut merujuk pada pernyataan resmi dari pihak Pertamina yang memastikan distribusi energi tetap terjaga selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang dapat menimbulkan kepanikan. Berdasarkan informasi dari Pertamina, stok BBM di Aceh dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Syech Muharram, di Kota Jantho, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  How to Stay Hydrated Like a Pro All Summer

Menurut Syech Muharram, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi terkait dan distributor, guna memastikan kelancaran distribusi kebutuhan pokok serta energi bagi masyarakat.

Sebelumnya, Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, dalam wawancara dengan RRI pada Kamis (5/3/2026) juga memastikan bahwa ketersediaan BBM di seluruh wilayah Aceh berada dalam kondisi aman dan cukup.

Pertamina bahkan menyiagakan satuan tugas khusus untuk memantau distribusi mulai 9 Maret guna memastikan pasokan tetap stabil selama Ramadan hingga Idulfitri. “Stok BBM di Aceh dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri,” ujar Misbah.

Baca Juga :  Perayaan HUT Abdya Ke-20, Sekda Abdya Buka Perlombaan Tarik Tambang Antar SKPK

Selain BBM, Bupati Aceh Besar juga memastikan bahwa ketersediaan bahan pangan di wilayahnya masih mencukupi hingga Idulfitri. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan pasar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Muharram Idris juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau menimbun bahan bakar maupun bahan pangan, karena tindakan tersebut justru dapat memicu kelangkaan semu di pasar.

Baca Juga :  Aceh Barat Raih Penghargaan STBM Pratama 2024 dari Kemenkes RI

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying. Pemerintah terus memastikan distribusi BBM dan pangan berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Aceh Besar akan terus memantau perkembangan situasi serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat pada bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri.

Dengan langkah-langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi maupun bahan pangan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Aceh Art Festival 2022 Resmi Dibuka, Seniman Milenial Bikin Semarak

Uncategorized

SilverSneakers Fitness Program Improves Older Adult’s Physical and Mental Health

Advertorial

Pentas Aceh Milenial Jadi Pemantik Semangat Pegiat Seni dan Industri Kreatif

Uncategorized

Penyandang Disabilitas dan UMKM dibekali Ilmu Membangun Dunia Usaha. 

Uncategorized

PT PGE Serahkan 33 Sapi Kurban kepada Masyarakat Aceh Utara

Uncategorized

Mukab Kadin Abdya Dilaksanakan Sesuai Tahapan

Uncategorized

Bentuk Karakter Siswa Agar Disiplin, Babinsa Posramil Kuala Laksanakan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Uncategorized

Kepala BPKA Aceh Berkontribusi dalam Penyempurnaan Rancangan Permendagri tentang Barang Milik Daerah