Home / News / Pendidikan

Senin, 27 April 2026 - 22:29 WIB

Taufik Ismail dan LK Ara Gugah Semangat Literasi Siswa SMAN 10 Banda Aceh Lewat Puitika Nasional

REDAKSI - Penulis Berita

Taufiq Ismail bersama rombongan hadir dalam kegiatan Puitika Nasional di SMAN 10
Banda Aceh itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang SMA dan PKLK Syarwan Joni. Senin, (27/04/2026).

Taufiq Ismail bersama rombongan hadir dalam kegiatan Puitika Nasional di SMAN 10 Banda Aceh itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang SMA dan PKLK Syarwan Joni. Senin, (27/04/2026).

Banda Aceh – Sastrawan legendaris Indonesia angkatan 66, Taufiq Ismail bersama rombongan hadir dalam kegiatan Puitika Nasional di SMAN 10 Banda Aceh, menghadirkan suasana literasi yang hidup dan inspiratif bagi ratusan siswa di sana.

Kegiatan yang berlangsung di SMAN 10 Banda Aceh itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang SMA dan PKLK Syarwan Joni. Senin, (27/04/2026).

Dalam sambutannya, Syarwan Joni menegaskan pentingnya kegiatan sastra sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa. Ia berharap momentum ini mampu memotivasi pelajar untuk lebih dekat dengan dunia literasi, khususnya sastra.

Baca Juga :  Terkait anggaran pengadaan kendaraan operasional mencapai Rp 12,7 miliar, Ini Penjelasan Disdik Aceh

“Ini sejalan dengan amanat undang-undang Pendidikan, bahwa sekolah tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membangun kepekaan dan daya piker kritis peserta didik,” ujarnya.

Pada sesi Utama, Taufiq Ismail Bersama LK Ara membacakan puisi yang disambut antusias siswa. Tak hanya membaca, Taufiq juga berbagi pengalaman perjalanan kepenulisannya. Ia mengaku kecintaannya terhadap sastra dimulai dari kebiasaan membaca, bersdiskusi, hingga akhirnya menulis puisi.

Baca Juga :  Stand Pameran Pembangunan HUT ke-69 Aceh Besar Mulai Didirikan

“Saya suka membaca buku sastra, lalu berdiskusi, dan itu terus berlanjut hingga menulis. Saya pernah ingin menulis novel, tetapi gagal karena terlalu Panjang,” ungkapnya yang disambut tawa peserta.

Lebih jauh, Taufiq juga menekankan pentingnya proses dalam menulis. Ia mengingatkan agar siswa tidak tidak tergesa-gesa mempublikasikan karya.

“Tulislah puisi itu berkali-kali, kalua melihat orang yang meminta-minta, maka tulislah penderitaannya, menulislah dengan tulus. Jangan cepat-cepat berharap dimuat di media. Puisi yang baik lahir dari proses penjang,” pesannya.

Baca Juga :  Antisipasi Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem, BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jawa Barat dan Jawa Tengah

Ia juga mendorong sekolah untuk memperkuat budaya literasi melalui penyediaan buku sastra di perpustakaan dan membangun ruang diskusi terbuka. Menurutnya, membaca tanpa diskusi akan membuat pemahaman menjadi dangkal.

Semantara, LK Ara turut memberikan motivasi. Ia mengingatkan tentang pentingnya menjaga Kesehatan mental dan semangat dalam berkarya, sebagai bagian dari rahasia hidup sehat seorang penulis.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Pikar W Eda ini berlangsung interaktif,para siswa dan guru aktif untuk ambil bagian dalam bertanya.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Inovasi Lapas IIB Tondano Dalam Meningkatkan Layanan Publik

News

KAK NA: MPLS BUAT ANAK GEMAR BERSEKOLAH – AJARIN LAGU 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT!

News

Mualem Pimpin Rapat Bahas Validasi Data JKA Bersama Sekda dan Dinkes

News

DPMG Banda Aceh Gelar Pelatihan Manajemen untuk Tingkatkan Kapasitas Pengelola BUMG

Hukrim

Polda Aceh Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 7 Kg

Daerah

Pangdam IM Tinjau Vaksinasi Massal Masyarakat Pesisir Pidie  

Banda Aceh

Bukan Cuma Soal Data, Wali Kota Illiza: Informasi Harus Mudah Diakses Warga

Banda Aceh

IKAMBA Banda Aceh Nyatakan Dukungan Terhadap Wacana Jam Malam Pelajar