Home / News / Pendidikan

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:45 WIB

Murthalamuddin Ingatkan Sekolah Tak Takut Intimidasi Oknum Berkedok Wartawan dan LSM

REDAKSI - Penulis Berita

Kepala dinas pendidikan Murthalamuddin melalui video yang dibagikan di akun Facebook pribadinya, Kamis, (21/5/2026).

Kepala dinas pendidikan Murthalamuddin melalui video yang dibagikan di akun Facebook pribadinya, Kamis, (21/5/2026).

Banda Aceh — Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengingatkan seluruh kepala sekolah dan jajaran di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh agar tidak takut terhadap intimidasi maupun tekanan dari pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan atau LSM, terutama dalam pelaksanaan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pesan itu disampaikan Murthalamuddin melalui video yang dibagikan di akun Facebook pribadinya, Kamis, (21/5/2026)

Dalam video tersebut, Murthalamuddin mengaku menerima banyak keluhan dari kepala sekolah terkait adanya pihak tertentu yang dinilai mengganggu pelaksanaan pekerjaan di sekolah. Ia menegaskan, selama pekerjaan dilakukan sesuai petunjuk teknis dan aturan yang berlaku, maka pihak sekolah tidak perlu merasa takut.

Baca Juga :  Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah untuk Korban Bencana Aceh

“Kepala sekolah dan pejabat di bawah agar mengawasi sekolah melaksanakan pekerjaan sesuai juknis. Jika ada pihak-pihak mengaku sebagai wartawan atau LSM yang mengancam, menuduh, atau meminta sesuatu yang mengganggu kinerja, maka tolak,” ujar Murthalamuddin.

Ia menyebut, kondisi tersebut sudah cukup meresahkan, bahkan dirinya juga ikut merasa resah dengan berbagai tudingan dan tekanan yang dialami sekolah-sekolah penerima program rehab rekon.

Baca Juga :  Himbau Jaga Kesehatan Dan Kebersihan Lingkungan, Babinsa Posramil Peusangan Selatan Laksanakan Temu Bincang Bersama warga Binaan

Karena itu, Murthalamuddin meminta seluruh jajaran pendidikan fokus bekerja sesuai aturan dan tidak melayani pihak-pihak yang datang dengan cara intimidatif.

Ia juga menyoroti oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan namun tidak memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) maupun berasal dari media yang belum terverifikasi Dewan Pers.

“Apalagi mereka yang mengaku wartawan tapi tidak punya sertifikat uji kompetensi wartawan atau medianya tidak terverifikasi Dewan Pers, itu tidak layak kita beri keterangan atau layani, apalagi jika sudah menjurus pada tindakan mengancam dan menakut-nakuti,” tegasnya.

Baca Juga :  SMAS dan SMPS Bustanul Ulum Bener Meriah Berjuang Pulihkan Pendidikan Pasca Banjir, Relokasi Jadi Harapan

Menurut Murthalamuddin, video tersebut dibuat sebagai pedoman bagi seluruh kepala sekolah dan pejabat di bawah Dinas Pendidikan Aceh agar lebih percaya diri menjalankan tugas dan tidak mudah terpengaruh tekanan pihak luar.

Ia menekankan, selama pekerjaan dilakukan sesuai regulasi dan tidak melanggar aturan, maka tidak ada alasan bagi sekolah untuk takut.

“Jangan takut melakukan hal-hal selama tidak melanggar aturan,” tutup Murthalamuddin.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Babinsa Koramil 05/Juli Dan Bhabinkamtibmas Laksanakan Komsos Dengan Masyarakat Desa Binaan

Daerah

BMA Fasilitasi Pemulangan Santri Aceh Kurang Mampu dari Lirboyo Kediri

Agama

TPA Natabel Jannah, Persembahan Wakapolri untuk Generasi Qur’ani Pecinta Al-Qur’an

Aceh Besar

Dinas Syariat Islam Aceh Hadiri Relaunching Amanah dan Pengukuhan Pengurus Yayasan

News

O2SN Pendidikan Khusus 2025 Ditutup, Kadisdik Optimis Anak-anak Emas Tampil Gemilang di Nasional

News

Pj Gubernur Aceh Jamu Makan Malam Menpora di Meuligoe

News

Wakili Bupati, Kadisparpora Aceh Besar Hadiri Pembukaan Turnamen Voli HUT ke-79 Bhayangkara

News

Kapolda Bersama Pemangku Kepentingan di Aceh Deklarasi Green Policing