Home / News / Pemko Banda Aceh

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:28 WIB

LETUPAN TABUNG HIDROLIK KMP ACEH HEBAT 2, 15 ORANG ALAMI LUKA BAKAR

REDAKSI - Penulis Berita

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, didampingi Sekretaris Daerah Kota Jalaluddin serta sejumlah pejabat terkait, turun langsung membesuk korban di ruang perawatan RSUZA pada hari Jum'at (12/6/2026).

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, didampingi Sekretaris Daerah Kota Jalaluddin serta sejumlah pejabat terkait, turun langsung membesuk korban di ruang perawatan RSUZA pada hari Jum'at (12/6/2026).

Banda Aceh – Sebuah insiden letupan terjadi di ruang mesin Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 yang melayani rute Banda Aceh–Sabang, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Kejadian berlangsung saat kapal bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Letupan bersumber dari tabung tekanan hidrolik yang terpasang di ruang mesin kapal. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 15 orang mengalami luka bakar di berbagai bagian tubuh. Mereka langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUZA).

Baca Juga :  Warga Perumahan Permata Puni, Galang Kebersamaan Melalui Buka Bersama.

Kelima belas korban terdiri dari 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati dan satu orang anak buah kapal. Hingga saat ini, seluruh korban masih menjalani perawatan intensif untuk memulihkan kondisinya.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, didampingi Sekretaris Daerah Kota Jalaluddin serta sejumlah pejabat terkait, turun langsung membesuk korban di ruang perawatan RSUZA pada hari yang sama. Dalam kunjungannya, ia menyampaikan dukungan dan doa agar para korban segera pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala.

Baca Juga :  Disdik Dayah Aceh Kerahkan 38 Relawan untuk Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Aceh Timur

“Semoga seluruh korban lekas sembuh. Kami juga meminta pihak rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi mereka,” ujar Illiza.

Ia juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang terjadi serta memohonkan ketabahan bagi keluarga korban. Lebih lanjut, Wali Kota berharap kejadian ini dapat diselidiki secara tuntas untuk mengetahui penyebab pastinya.

“Pihak berwenang harus mengusut insiden ini sampai jelas. Selain itu, seluruh standar operasional prosedur atau SOP keselamatan pelayaran juga perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang,” tegasnya.

Baca Juga :  Rencana Pembahasan Revisi UUPA di Senayan, IMPAS Aceh - Jakarta minta agar Mahasiswa harus Terlibat

Illiza menambahkan bahwa musibah ini bisa menimbulkan risiko yang jauh lebih fatal jika terjadi saat kapal sedang berlayar di tengah laut. “Syukurlah kejadian ini terjadi saat kapal masih bersandar di pelabuhan, sehingga penanganan pertolongan bisa dilakukan lebih cepat.

Sementara itu, penyelidikan mengenai penyebab pasti letupan masih berlangsung. Tim Identifikasi Tempat Kejadian Perkara (Inafis) dari Kepolisian Resor Kota Banda Aceh terus melakukan pemeriksaan dan pengumpulan data di lokasi kejadian guna melengkapi laporan penyelidikan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Sekda Aceh Antar Kepulangan Ketua MPR RI

Banda Aceh

“MENGINSPIRASI GENERASI DIGITAL” –KETUA DPRK BANDA ACEH BUKA PELATIHAN DAKWAH UNTUK 100 REMAJA MASJID

Daerah

Syech Fadhil Bakal Turunkan Tim Tahsin Alquran ke Sekolah di Aceh

News

Harga Semen Melonjak, Kak IIN: Ada yang Memanfaatkan Kesulitan Rakyat, Harus Segera Diusut!

BSI

BSI Region Aceh Distribusikan 282 Hewan Kurban di Wilayah Aceh

Daerah

Serka Safriadi Dampingi Petugas kesehatan

News

Mualem Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh

BSI

BSI Apresiasi Penempatan SAL, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat