BANDA ACEH – Badan Baitul Mal Aceh (BMA) menegaskan komitmennya untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, dibuktikan dengan diterimanya sejumlah peluhan dari warga yang ingin mendapatkan bantuan modal usaha individu pada Selasa (28/7/2026) di Kantor BMA, Banda Aceh. Kedatangan warga tersebut merupakan bentuk respons atas dinamika yang muncul di lapangan terkait proses pendaftaran dan penyaluran bantuan yang sedang berjalan.
Ketua BMA Tgk. H. M. Yunus M. Yusuf, S.H. (Abon), secara langsung menerima kehadiran masyarakat, didampingi oleh Kepala Sekretariat BMA Dr. Muhammad Ikhsan Ahyat, S.STP., M.A.
Dalam pertemuan tersebut, Abon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah menyampaikan masukan secara langsung ke kantor. “Kami sangat menghargai setiap peluhan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Pintu BMA selalu terbuka, terutama untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan ekonomi umat,” ujarnya di hadapan para pelapor.
Ia menjelaskan bahwa setiap keluhan yang masuk tidak akan berhenti di meja pengaduan. Seluruh masukan akan dicatat secara rinci, diverifikasi secara teliti, dan dijadikan bahan evaluasi internal untuk memperbaiki sistem yang ada. “Setiap keluhan yang masuk akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi kami agar program dapat berjalan lebih baik, lebih transparan, dan tepat sasaran,” tegasnya dengan penuh komitmen.
Menurut Abon, penyaluran bantuan modal usaha individu merupakan salah satu program prioritas BMA untuk menguatkan ekonomi masyarakat kecil dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh. Karena itu, prosesnya harus dijaga agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Ia juga meminta jajaran Sekretariat BMA untuk segera menindaklanjuti setiap poin aduan yang disampaikan hari ini. Mulai dari kendala teknis pendaftaran, kelengkapan berkas, hingga mekanisme verifikasi lapangan. “Kami tidak ingin ada masyarakat yang merasa dipersulit. Kalau ada prosedur yang berbelit, kita sederhanakan. Kalau ada informasi yang belum sampai, kita perbaiki saluran komunikasinya,” lanjutnya.(**)
Editor: Redaksi
























