Home / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 17 September 2026 - 11:19 WIB

WAGUB ACEH APRESIASI FKPA, DORONG PEREMPUAN ACEH PERKUAT UMKM DAN EKONOMI KREATIF

REDAKSI - Penulis Berita

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E., menghadiri secara daring melalui Zoom Meeting dari Kantor Penghubung Aceh di Jakarta, rabu (16/9/2026).

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E., menghadiri secara daring melalui Zoom Meeting dari Kantor Penghubung Aceh di Jakarta, rabu (16/9/2026).

Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. (Dek Fadh), menghadiri secara daring melalui Zoom Meeting dari Kantor Penghubung Aceh di Jakarta, peringatan satu tahun Milad Forum Kreatif Perempuan Aceh (FKPA), yang berlangsung di Kuala Village Resto, Banda Aceh, Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Aceh menyampaikan ucapan selamat Milad pertama kepada FKPA sekaligus mengapresiasi keberadaan organisasi tersebut sebagai ruang bagi perempuan Aceh untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kompetensi, membangun kemandirian, serta memperluas kontribusi dalam pembangunan Aceh.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan selamat Milad yang pertama kepada FKPA. Satu tahun mungkin merupakan usia yang relatif muda bagi sebuah organisasi, tetapi satu tahun pertama merupakan masa yang sangat penting untuk membangun fondasi, memperkuat kebersamaan, dan menentukan arah perjalanan ke depan,” ujar Dek Fadh.

Menurut Wagub, Aceh memiliki sejarah panjang tentang perempuan-perempuan hebat yang telah memberikan teladan keberanian, keteguhan, dan pengabdian. Semangat yang diwariskan Laksamana Malahayati, Cut Nyak Dhien, Pocut Meurah Intan, dan banyak perempuan Aceh lainnya harus terus dihidupkan dalam konteks kekinian.

Baca Juga :  Gubernur Aceh "Mualem" Terima Kunjungan dan Laporan Bantuan dari Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI)

“Hari ini, perjuangan perempuan tidak hanya berada di medan perjuangan fisik, tetapi juga berada di ruang pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, seni dan budaya, serta berbagai bidang pembangunan lainnya,” katanya.

Dek Fadh berharap FKPA dapat terus menjadi wadah aktualisasi perempuan Aceh, tempat lahirnya gagasan-gagasan kreatif, inovasi, dan karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga menyambut baik peran FKPA dalam mendorong pengembangan UMKM perempuan di Aceh. Menurutnya, banyak usaha di Aceh tumbuh dari tangan perempuan, mulai dari usaha rumah tangga, kerajinan, kuliner, fesyen, hingga berbagai produk kreatif lainnya.

“Tantangannya sekarang adalah bagaimana usaha tersebut dapat naik kelas, memiliki kualitas dan kemasan yang lebih baik, masuk ke pasar digital, memperoleh akses pembiayaan, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Wagub.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: Mualem, Saya masih Punya Hutang, Saya Janji akan ke Aceh

Dalam kesempatan itu, Dek Fadh juga mengapresiasi penandatanganan MoU antara FKPA dengan Bank Indonesia dan Bank Syariah Nasional. Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat bagi perempuan pelaku usaha di Aceh.

“Kami berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar melahirkan program yang memperkuat kapasitas, pembiayaan, literasi keuangan, digitalisasi, dan pemasaran bagi perempuan pelaku usaha di Aceh,” ungkapnya.

Wagub juga menekankan pentingnya agar kreativitas perempuan Aceh tetap berakar pada jati diri dan kekayaan budaya daerah. Busana, kuliner, kerajinan, seni, dan tradisi Aceh bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai kekuatan ekonomi kreatif.

Pemerintah Aceh, kata Dek Fadh, siap membuka ruang kolaborasi dengan FKPA. Ia berharap FKPA terus memperluas jaringan hingga kabupaten/kota dan gampong, agar manfaat keberadaan organisasi tersebut semakin dirasakan oleh perempuan Aceh.

Baca Juga :  Gubernur Aceh; Mualem Penataan Tambang Ilegal Demi Kelestarian Lingkungan dan Meningkatkan PAA

“Mari kita jadikan perempuan Aceh bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku, penggerak, dan pemimpin pembangunan Aceh,” pungkasnya.

Dek Fadh turut menyampaikan harapan agar FKPA semakin solid, mandiri, kreatif, dan produktif dalam mewujudkan Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan.

Peringatan satu tahun Milad FKPA berlangsung di Kuala Village Resto, Banda Aceh, dan dihadiri langsung oleh H. Sulaiman Abda, anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh; Ketua FKPA, Hj. Kartini NI, beserta jajaran pengurus FKPA; Kepala DP3A; Ketua DMDI Aceh; serta para ketua dan jajaran DPD FKPA kabupaten/kota se-Aceh, yang terdiri dari para istri bupati/wali kota dan para istri sekretaris daerah kabupaten/kota se-Aceh.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Pj Ketua TP PKK Safriati: Ayah adalah Sosok Penting Membangun Keluarga Samara

Berita

Gubernur Aceh Hadiri International Conference on Infrastructure di Jakarta

News

Senyum Mengembang di Dinas Sosial Aceh: 210 PPPK Paruh Waktu Siap Berkontribusi!

News

Plt Sekda Aceh Ajak Masyarakat Waspadai Penipuan Keuangan Ilegal

Aceh

Wagub Aceh Ajak Mahasiswa Baru Unimal Jadi Garda Bela Negara

News

Pangdam Iskandar Muda Hadiri Rapim TNI – Polri di Jakarta

Daerah

Babinsa Koramil 09 Makmur Berikan Materi Wawasan Kebangsaan kepada Siswa/Siswi Sekolah

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Resmikan Gedung Baru Dinas Perkim Aceh, Minta ASN Kerja Lebih Baik