Home / News / polri

Selasa, 22 September 2026 - 22:01 WIB

Kapolda Aceh Tinjau Progres Pembangunan Huntap Polri Presisi di Aceh Tamiang

REDAKSI - Penulis Berita

Irjen Pol. Ruddi Setiawan, didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Kombes Pol. Iskandar ZA, para pejabat utama Polda Aceh, serta Kapolres, meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap)  di Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, (22/9/2026).

Irjen Pol. Ruddi Setiawan, didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Kombes Pol. Iskandar ZA, para pejabat utama Polda Aceh, serta Kapolres, meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) di Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, (22/9/2026).

Kualasimpang — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Kombes Pol. Iskandar ZA, para pejabat utama Polda Aceh, serta Kapolres, meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) Polri Presisi bagi masyarakat terdampak banjir di Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, 22 September 2026.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan bahwa total huntap Polri Presisi tahap pertama yang telah terbangun saat ini mencapai 250 unit. Sementara itu, pembangunan tahap kedua masih berlangsung dengan jumlah 50 unit.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 01/Bireuen Gotong Royong Bersama Masyarakat

“Untuk tahap pertama, progres pembangunan huntap Polri Presisi telah mencapai 96 persen dan menyisakan sekitar 4 persen pekerjaan,” kata Joko usai meninjau huntap bersama Kapolda Aceh.

Ia mengatakan, pembangunan huntap tersebut terdiri atas tiga model rumah, yakni rumah precast sebanyak 50 unit, RUSPIN sebanyak 100 unit, dan rumah kayu sebanyak 50 unit.

Rumah precast menggunakan teknologi pracetak yang memungkinkan proses pembangunan berlangsung lebih cepat dan efisien. Sementara itu, rumah RUSPIN dibangun dengan sistem panel instan yang kokoh, ekonomis, dan memiliki daya tahan yang baik. Adapun rumah kayu menggunakan material kayu meranti berkualitas yang memberikan kenyamanan bagi penghuninya.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Segera Evaluasi APBA 2025 Bersama DPRA

“Untuk rumah RUSPIN, baik tahap pertama maupun tahap kedua, pembangunannya telah selesai 100 persen. Begitu juga dengan rumah kayu sebanyak 50 unit yang telah selesai seluruhnya. Untuk tahap pertama, seluruh rumah ditargetkan sudah dapat dihuni pada awal tahun depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, kata Joko, Kapolda Aceh juga meninjau progres pembangunan jalan dan drainase. Fasilitas penunjang tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga kawasan huntap dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang nantinya menempati rumah tersebut.

Baca Juga :  Polda Gandeng Bank Aceh Gelar Vaksinasi Action

Joko menyebutkan, hunian tetap tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang, sekaligus upaya membantu masyarakat agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni.

“Pembangunan rumah atau huntap Polri Presisi ditargetkan paling lambat selesai pada akhir tahun ini. Dengan demikian, sebanyak 250 rumah pada tahap pertama diharapkan dapat selesai seluruhnya dan sudah dapat ditempati pada awal tahun nanti,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Komsos Kreatif, Dandim 0108/Agara Disambut Hangat di Ponpes Darul Iman

Banda Aceh

Serap Aspirasi Warga, Farid Nyak Umar Sebut Majelis Taklim Sebagai Benteng Sosial

Daerah

Babinsa Posramil Kuta Blang Bantu Petani Kacang Tanah

Banda Aceh

Kapolda Terima Audiensi Kakanwil Kemenkum Aceh, Bahas Sinergi Penegakan Hukum

Banda Aceh

Pangdam IM ikuti acara peluncuran Gerakan Pangan Murah Serentak se-Indonesia di Polda Aceh

Daerah

Idap Tumor Darah & Tumor Abdolmen, Bocah Putri asal Simpang Tiga Bener Meriah Butuh Uluran Tangan

Daerah

Seluruh Kotak Suara di Aceh Tamiang Sudah Berada di Gudang KIP dan Dijaga Ketat Aparat Keamanan

Daerah

Serda Cecep Babinsa Koramil 10/Pandrah Tinjau Warga  Yang Terdampak Banjir