Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Banda Aceh menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pengelola Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dengan menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Pengelolaan BUMG.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan DPMG Kota Banda Aceh untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan BUMG di setiap gampong.
Kepala DPMG Kota Banda Aceh, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Kerja Sama, Fakrulrazi, S.T., M.M, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi para pengelola BUMG di tingkat gampong.
“Dengan pemahaman manajemen yang lebih baik, diharapkan BUMG dapat beroperasi secara lebih profesional, meningkatkan profitabilitas, dan pada akhirnya memberikan kontribusi yang lebih nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat,” ujar Fakrulrazi pada Jumat (23/01/2026).
Fakrulrazi menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai fondasi yang kuat bagi BUMG. Dengan sumber daya manusia (SDM) yang terlatih, BUMG diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi gampong yang andal.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada para pengelola BUMG dalam berbagai aspek manajemen, termasuk perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, pemasaran, dan pengembangan produk.
Para peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengelola BUMG.
DPMG Kota Banda Aceh berharap bahwa melalui pelatihan ini, BUMG-BUMG di Kota Banda Aceh dapat berkembang menjadi entitas bisnis yang mandiri dan berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat gampong.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menciptakan gampong-gampong yang mandiri dan berdaya saing, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. (**)
Editor: Redaksi





















