Home / Banda Aceh / News / Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 22:20 WIB

Kadisdik Aceh Murthalamuddin: Pendidikan adalah Gerbong Peradaban, Bukan Sekadar Transfer Ilmu

REDAKSI - Penulis Berita

Murthalamuddin saat memberikan sambutan mewakili Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE, pada acara Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang digelar di Aula Fatih Bilingual School Teuku Nyak Arif, Banda Aceh, selasa (03/11/2026) .

Murthalamuddin saat memberikan sambutan mewakili Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE, pada acara Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang digelar di Aula Fatih Bilingual School Teuku Nyak Arif, Banda Aceh, selasa (03/11/2026) .

BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan gerbong peradaban dan agen perubahan yang membangun masa depan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Murthalamuddin saat memberikan sambutan mewakili Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE, pada acara Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang digelar di Aula Fatih Bilingual School Teuku Nyak Arif, Banda Aceh, Selasa (03/11/2026) .

Baca Juga :  Dua Jam Tanpa Sekat : Silaturahmi dan Pesan Syech Muharram untuk SMSI Aceh Besar

“Pendidikan adalah gerbong peradaban. Tidak ada orang yang tiba-tiba bisa menciptakan telepon atau HP, tiba-tiba bisa membaca. Semua itu adalah proses daripada pendidikan,” ujar Murthalamuddin.

Ia menekankan, berbagai kemajuan yang dinikmati manusia hari ini tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan hasil dari proses panjang pendidikan, ilmu pengetahuan, kreativitas, dan intelektualitas manusia.

Oleh karena itu, menurutnya, pendidikan harus mampu membangun tiga aspek utama secara seimbang: pengetahuan, keterampilan, dan sikap, agar melahirkan generasi yang cerdas sekaligus berakhlak.

Baca Juga :  21 Tahun Damai Aceh, Ketua Komisi VII DPRA Ilmiza Saaduddin Djamal Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Zikir Bersama

Murthalamuddin juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi intelektualitas Aceh saat ini. Ia berharap sekolah dapat menjadi ruang yang menghadirkan paradigma baru pendidikan, tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun kesadaran peserta didik terhadap identitas dan jati diri.

“Saya ingin sekolah menjadi dunia baru di era pendidikan. Saya berharap anak-anak tidak hanya mencapai hasil akademis, tetapi anak-anak harus menyadari siapa dirinya,” tambahnya.

Baca Juga :  Banjir dan Tanah Longsor Sukabumi: Sebanyak 20.629 Warga Terdampak dan 3.464 Mengungsi

Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen pendidikan untuk menjadikan sekolah sebagai pusat perubahan yang melahirkan inovasi, kreativitas, dan karakter unggul.

Kualitas intelektual yang dibangun melalui pendidikan, menurutnya, adalah kunci utama pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya daerah secara berkelanjutan.

“Jika pendidikan kita kuat, maka Aceh akan mampu mengelola potensinya sendiri. Inilah tugas besar kita bersama,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

BKKBN Aceh Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Banda Aceh

DPRA Gelar Paripurna Penyampaian Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA TA 2024

Banda Aceh

Disdik Aceh Wajibkan Sekolah Gunakan Internet Banking Corporate untuk Dana BOS Mulai 2026

Ekbis

PT PEMA Benahi Fondasi: Bangun Kepercayaan, Jaga Aset Daerah

News

Bicara P5HAM di Aceh, Anggota DPRA Khalid Minta Hak Pendidikan dan Kesehatan Dijamin

News

Wagub Aceh Dukung Dua Atlet Menembak Aceh Berlaga di Asian Games 2026

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Apresiasi Basarnas Tingkatkan Kesiapsiagaan

Aceh

Isi Kuliah Umum di USK, Kapolda Aceh Bahas Harmoni Kamtibmas dan Penegakan Hukum