Home / Aceh / News / Pendidikan / polri

Selasa, 30 September 2025 - 19:27 WIB

Isi Kuliah Umum di USK, Kapolda Aceh Bahas Harmoni Kamtibmas dan Penegakan Hukum

REDAKSI - Penulis Berita

Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah tampil sebagai pembicara dalam kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK) yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa, 30/9/2025.

Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah tampil sebagai pembicara dalam kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK) yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa, 30/9/2025.

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah tampil sebagai pembicara dalam kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK) yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa, 30/9/2025.

Kuliah umum yang dihadiri ratusan mahasiswa lintas fakultas ini mengusung tema “Harmoni Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Penegakan Hukum.”

Dalam paparannya, Kapolda menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan juga hasil dari partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dengan literasi, kreativitas, dan semangat kritis yang dimiliki, mereka bisa menjadi motor penggerak terciptanya harmoni sosial sekaligus mitra Polri dalam menjaga kamtibmas,” ujar Kapolda.

Baca Juga :  Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI, Kirim Bantuan untuk Korban Semeru

Irjen Marzuki juga menyoroti bahwa penegakan hukum harus berjalan selaras dengan nilai-nilai keadilan dan kearifan lokal.

Ia menekankan, hukum bukan sekadar alat untuk menghukum, tetapi juga instrumen untuk membina, mencegah, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Lebih jauh, Kapolda menguraikan bahwa Aceh memiliki kekayaan strategis yang perlu dijaga. Daerah ini berada di posisi geografis penting sebagai pintu gerbang perdagangan dan kebudayaan dunia.

Selain itu, Aceh kaya akan sumber daya alam seperti minyak, gas, hasil laut, dan hutan, serta memiliki kekayaan budaya dan nilai spiritual yang khas.

Semua potensi besar ini, katanya, hanya dapat dikelola dan memberi manfaat jika situasi daerah stabil, aman, dan tertib.

Menurutnya, keamanan merupakan modal utama bagi Aceh untuk tumbuh maju dan sejahtera. Tanpa keamanan, seluruh sektor akan terganggu, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga aktivitas sosial masyarakat.

Baca Juga :  Jurnalis Aceh Timur Melayat Ke Rumah Alm. Iptu Sukemi Kasat Binmas Polres Aceh Timur

Sebaliknya, jika situasi aman dan tertib, investasi akan masuk, pariwisata berkembang, lapangan kerja terbuka, serta angka kemiskinan dan pengangguran dapat ditekan.

Kapolda kemudian menegaskan kaitan harmoni dengan keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum.

Menurutnya, keamanan yang berkelanjutan hanya bisa tercapai apabila ketertiban masyarakat terjaga dan hukum ditegakkan secara adil.

Hal ini membutuhkan tiga elemen utama, yaitu aturan hukum yang jelas, penegak hukum yang berkompeten dan berintegritas, serta kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan.

“Ketiganya harus berjalan beriringan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. Dengan demikian, cita-cita masyarakat madani sebagai tujuan bersama—sebagaimana sudah ditegaskan dalam Undang-Undang Polri—dapat terwujud.

Baca Juga :  UGM Siap Hadirkan Seluruh Bukti Akademik Ijazah Jokowi di Pengadilan

Tujuan besar kepolisian adalah membangun masyarakat madani, yaitu masyarakat yang adil, makmur, beradab, dan menjunjung tinggi hukum serta nilai moral. Konsep ini selaras dengan identitas Aceh yang religius, berbudaya, dan demokratis,” tegas Kapolda.

Selain menyampaikan materi, Kapolda Aceh juga membuka ruang dialog dengan mahasiswa. Sesi tanya jawab berlangsung hangat, di mana mahasiswa menyampaikan berbagai pertanyaan seputar isu hukum dan keamanan digital.

Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh mahasiswa untuk menjaga persatuan dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan.

“Harmoni kamtibmas hanya bisa terwujud apabila kita semua mampu menumbuhkan sikap saling percaya, saling menghargai, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

DSI Aceh Kerahkan Tim Relawan ASN untuk Gotong Royong Massal di Aceh Utara Pasca Bencana Hidrometeorologi

Banda Aceh

2(dua) Dekade Perdamaian Aceh, Gubernur Mualem: Masa Perdamaian Terpanjang di Dunia

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Dampingi Gubernur Aceh Tutup KKN-PPM UGM 2025 di Pulau Nasi

Daerah

Kemenag Akan Ganti Kartu Nikah Fisik dengan Digital

Daerah

Kunjungan ke Lapas Kelas IIB Bireuen,Kakanwil Kemenkumham Aceh Berikan Penguatan Integritas

Daerah

UPTD Statistik Beri Bimbing Literasi Keuangan Bagi MBKM Statistik MIPA USK

News

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah

Daerah

Meriahkan HUT Ke-40 PT PIM, Berikut Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan