Home / Internasional

Minggu, 5 Juni 2022 - 12:09 WIB

WHO Masukkan Vaksin Covid-19 Moderna ke Daftar Penggunaan Darurat

REDAKSI - Penulis Berita

ORGANISASI kesehatan Dunia (WHO) telah mendaftarkan vaksin covid-19 Moderna untuk penggunaan darurat.

“Tujuannya untuk membuat obat-obatan, vaksin dan diagnosa tersedia secepat mungkin untuk mengatasi keadaan darurat,” kata WHO dalam sebuah pernyataan, Jumat (30/4).

Asisten Direktur Jenderal WHO Mariangela Simao mengatakan penting untuk memiliki lebih banyak vaksin yang tersedia karena masalah pasokan untuk suntikan lain, termasuk dari India, sumber utama vaksin bagi program berbagi vaksin global Covax. India telah membatasi ekspor karena infeksi yang merebak.

Moderna minggu ini mengumumkan rencana perluasan jaringan produksinya untuk meningkatkan kapasitas hingga tiga miliar dosis pada tahun 2022.

Kelompok Penasihat Strategis Ahli Imunisasi (Sage) WHO pada bulan Januari telah merekomendasikan vaksin Moderna untuk semua kelompok usia 18 tahun ke atas.

Suntikan Pfizer dan mitra Jermannya BionTech, juga vaksin mRNA seperti milik Moderna, adalah vaksin pertama yang mendapatkan daftar penggunaan darurat WHO pada jam-jam terakhir tahun 2020.

Sejak itu, WHO telah menambahkan vaksin dari Astrazeneca-SK Bio, Serum Institute of India dan vaksin Johnson & Johnson ke dalam daftar.

Organisasi kesehatan yang berbasis di Jenewa masih mempertimbangkan vaksin covid-19 dari Sinopharm dan Sinovac setelah peninjauan yang diperpanjang, dengan keputusan akan jatuh tempo pada akhir minggu depan.(Straitstimes/OL-5)

Share :

Baca Juga

Berita

Iran Klaim Berhasil Serang Israel dengan Rudal, 4 Orang Tewas

Internasional

Cegah Omicron, Pemerintah Imbau Masyarakat tidak ke Luar Negeri

Hukrim

Indonesia – China Bahas Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Berita

Prabowo Puji Mualem di SPIEF Rusia: Eks Panglima GAM, Kini Bisa Bersatu

Internasional

Menkumham Yasonna Berikan Paspor untuk WNI Keturunan di Filipina

Daerah

Pemerintah Aceh Tanggung Semua Biaya Pemulangan Syarifah dari Malaysia

Aceh

Wali Nanggroe Menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-10 Bertajuk “The Greater Eurasian Partnership: New Paradigms for the Continent’s Development

Internasional

Menkumham Yasonna H. Laoly Dorong Upaya Kolektif untuk Mengatasi Perdagangan Orang