Home / Nasional

Jumat, 2 Desember 2022 - 11:58 WIB

Banjir Tangerang Selatan 62 Orang Mengungsi

REDAKSI - Penulis Berita

Tim Gabungan melakukan evakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kota Tangerang Selatan, Banten pada Kamis (1/12).

Tim Gabungan melakukan evakuasi warga terdampak banjir menggunakan perahu karet di Kota Tangerang Selatan, Banten pada Kamis (1/12).

KSINews, Jakarta – Sebanyak 62 warga tercatat mengungsi karena rumahnya terendam banjir. Peristiwa banjir terjadi pasca hujan deras yang melanda Kota Tangerang Selatan, Banten pada Kamis (1/12) sore hari.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Jumat (2/12) pukul 07.00 WIB.

Terdapat lima kelurahan terdampak, yaitu Kelurahan Jombang yang berada di wilayah Kecamatan Ciputat. Kemudian Kelurahan Jurangmangu Barat, Kelurahan Pondok Betung dan Kelurahan Pondok Kacang Timur di Kecamatan Pondok Aren.Terakhir wilayah Kelurahan Pamulang Barat yang berada di Kecamatan Pamulang.

Baca Juga :  Berikut Lokasi Layanan SIM Keliling Jakarta 2 Desember 2022

Hasil pendataan menyebutkan, 1.580 kepala keluarga yang berada di wilayah tersebut terdampak banjir.

Banjir juga menyebabkam 1.580 unit rumah warga terendam dengan ketinggian muka air bervariasi antara 15 hingga 90 sentimeter.

Pada saat kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan bersama tim gabungan langsung menuju ke lokasi untuk melalukan asesmen dan juga evakuasi korban terdampak.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Banten pada hari ini (2/12) akan ada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang khususnya di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur dan Kabupaten Tangerang bagian Selatan.

Baca Juga :  Polisi Siapkan Rekayasa Arus Lalin dan Kantong Parkir Reuni 212 di Masjid Agung At-Tin Jakarta Timur

Sementara itu, untuk esok hari (3/12) potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur, Kabupaten Pandeglang bagian Utara, Kabupaten Tangerang bagian Selatan, dan Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Berantas Tambang Ilegal dan Beking, Polda Jateng dan Pemprov  Maksimalkan Satgas Puser Bumi

Merespon hal tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang akan ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Khususnya yang berada di wilayah rawan bencana banjir, seperti masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai.

Masyarakat di sekitar lereng dan dataran rendah, jika terjadi hujan lebih dari satu jam, kemudian jarak pandang 50 meter tidak terlihat, segera keluar rumah, tinggalkan tempat dan cari lokasi aman dan lebih tinggi.(Fer/eko_*)

Editor: DIMA/ATIN

Share :

Baca Juga

Nasional

Said Mulyadi, Nurdin, Muslem, dan Haili ‘Tokoh Peduli PWI’.

BSI

BSI Apresiasi Penempatan SAL, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

Daerah

Penyelundup 3,3 Juta Rokok Ilegal Senilai Rp 6,6 M, Tiga pria di Aceh Ditangkap

Nasional

Pembukaan Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), di Rumah Radakng, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, 29 November 2022 

Nasional

Ciptakan Kemandirian lewat Holding Industri Pertahanan

Daerah

Kunjungan ke Aceh, Tim Biro Hukerma Lakukan Sosialisasi Penataan Kerja Sama Dalam Negeri di Tiga Satker

Nasional

Menteri LHK Apresiasi Keterlibatan Insan Pers dalam Program Rehabilitasi Mangrove

Daerah

Kapolda Jabar lakukan pengamanan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Tinjau Korban Bencana Longsor di Sukabumi