Home / Daerah / News

Jumat, 24 Desember 2021 - 14:05 WIB

Menkumham Yasonna H. Laoly Resmikan Gereja Wasiat Mendiang Istri di Sumut

REDAKSI - Penulis Berita

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly meresmikan Gereja Jemaat Allah Indonesia (GJAI) di Deli Serdang, Sumatra Utara, Jumat (24/12). (Arsip Istimewa)

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly meresmikan Gereja Jemaat Allah Indonesia (GJAI) di Deli Serdang, Sumatra Utara, Jumat (24/12). (Arsip Istimewa)

Jakarta – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly meresmikan Gereja Jemaat Allah Indonesia (GJAI) di Deli Serdang, Sumatra Utara, Jumat (24/12).

Pembangunan gereja tersebut merupakan inisiasi mendiang istrinya, Elisye Widya Ketaren.
Yasonna mengatakan istrinya sempat meminta agar pembangunan gereja segera diselesaikan. Sesekali, kata Yasonna, istrinya juga mencari tahu perkembangan pembangunan gereja tersebut meski saat itu sedang dirawat di rumah sakit.

“Sebelum meninggal, istri saya, Ibu Elisye, menelepon dan meminta agar pembangunan Gereja ini diselesaikan. Saat dirawat di rumah sakit, beliau juga menelepon seorang pegawainya untuk menanyakan material yang kurang, atau material apa yang dibutuhkan untuk pembangunan gereja,” kata Yasonna melalui keterangan tertulis, Jumat (24/12).

Baca Juga :  Peringati Maulid, Rumoh Tahfidz Dar El Ilmi Abdya Gelar Perlombaan Diantaranya Tahfidz Quran Juz 29 dan 30

Gereja yang diresmikan Yasonna adalah Gereja Jemaat Allah Indonesia (GJAI), yang terletak di Dusun III Ujung Bandar, Pancur Batu, Deli Serdang, Sumatra Utara.

“Semoga peresmian gereja ini menjadi kado Natal untuk kita semua, khususnya untuk masyarakat, dan untuk istri saya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Landen Marbun menyampaikan bahwa istri Yasonna, Elisye Widya sangat sederhana semasa hidupnya.

Baca Juga :  Peringati Maulid, Rumoh Tahfidz Dar El Ilmi Abdya Gelar Perlombaan Diantaranya Tahfidz Quran Juz 29 dan 30

Menurut Landen, Elisye kerap memperhatikan pembangunan GJAI hampir setiap hari ketika dalam perjalanan berangkat dan pulang dari rumah ke ladang.

“Menurut kami, ini adalah perjalanan hidup, catatan sejarah. Bahkan Ibu Elisye sudah menorehkan tinta emas dalam sebuah pelayanan Tuhan,” ujarnya.

Perayaan Natal dan peresmian GJIA tersebut diakhiri dengan bakti sosial kepada masyarakat di sekitar GJIA.

Sebelumnya, Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Gomar Gultom mengimbau jemaat gereja yang merayakan Natal 2021 dan menemukan hal mencurigakan agar melaporkan kepada aparat keamanan setempat.

Baca Juga :  Peringati Maulid, Rumoh Tahfidz Dar El Ilmi Abdya Gelar Perlombaan Diantaranya Tahfidz Quran Juz 29 dan 30

“Kalau ada yang mencurigakan segera dilaporkan kepada aparat setempat,” kata Gomar dalam konferensi pers Perayaan Natal 2021 yang digelar di Gereja Immanuel, Jakarta Pusat, Jumat (24/12).

Gomar mengimbau ibadah Natal dirayakan dengan sederhana. Ia juga meminta jemaat yang menjalankan ibadah di gereja tidak membawa tas yang bermacam-macam, bungkusan, maupun pakaian gemerlap.**

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber dari : CNN Indonesia “

Share :

Baca Juga

News

Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI Digelar di Jakarta

Aceh

Disdik Aceh Gelar Tryout TKA, Tingkatkan Kesiapan Siswa Menghadapi Ujian dan Tantangan Global

Daerah

Polisi di Bener Meriah Kembali Tangkap Agen Chip Domino

Advertorial

Jangan Bicara Tentang Aceh Jika Tak Punya Ilmu

Daerah

Pj Gubernur Safrizal Kembali Verifikasi Rumah Layak Huni, Tidak Ada Agen Ambil Laba

Daerah

Jamal Idham Terima Penghargaan sebagai Tokoh Muda Pendesain Olahraga di Nagan Raya

Aceh Besar

Sabet 18 Medali Emas, Ketua KONI Aceh Besar Apresiasi Tim Dayung

Ekbis

Gubernur Aceh Resmikan Kantor Cabang Bank Aceh di Menteng