Home / Advertorial / Pariwisata

Kamis, 17 November 2022 - 14:46 WIB

Almuniza: Desa Suka Tani Jantho Kekuatan Baru Pariwisata di Aceh Besar

REDAKSI - Penulis Berita

ACEH BESAR – Dalam rangka melestarikan budaya daerah serta mempromosikan wisata Kreung Jalin, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui UPTD Taman Seni dan Budaya menggelar apresiasi seni daerah Aceh bertajuk ‘Saweu Gampong: Pejroh Seni dan Budaya’ di Desa Suka Tani, Jantho, Aceh Besar.

Kegiatan yang dibalut dalam Panggung Regular VI Piasan Nanggroe tersebut dimulai 11 November hingga 12 November 2022. Kegiatan ini turut dimeriahkan lima grup musik etnik lokal Aceh seperti, Na Geuransang, Fantastik Band, Group Lawak Apa Kense, Syair Aceh Media Hus dan Sanggar Sasamlako.

Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal mengatakan, lewat kegiatan ini pihaknya bermaksud ingin mewadahi terhadap capaian-capaian kratifitas baru dari hasil karya pelaku seni dan budaya di Aceh. Apalagi kegiatan tersebut diadakan di tempat yang memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan.

Baca Juga :  Berminat Menjadi Kaperwil, dan Wartawan, Ayo Gabung Di Media Kabar Seputar Indonesia (KSINews.id)

“Sesuai dengan tagline kita ‘Lestarikan Budaya, Majukan Pariwisata’. Bentuk melestarikan adalah tetap mengedepankan kebudayaan yang kita miliki memajukannya dengan meramah tamahkan siapa pun yang akan datang, karena itu adalah ekosistem pariwisata yang akan menjadi kekuatan desa Suka Tani yang akan datang,” kata Almuniza Kamal saat memberikan arahan dalam kegiatan itu, Jumat, 11 November 2022, malam.

Baca Juga :  Berminat Menjadi Kaperwil, dan Wartawan, Ayo Gabung Di Media Kabar Seputar Indonesia (KSINews.id)

Desa Suka Tani merupakan salah satu daerah konflik sebelum perdamaian GAM-RI. Tempat ini juga memiliki pesona alam yang cukup menjanjikan untuk bisa menarik wisatawan petualang ke lokasi ini. Hal itulah yang membuat Disbudpar Aceh ingin memanfaatkan potensi tersebut.

“Karena saya anggap kegiatan ini memang penting dan saya anggap kegiatan ini akan berdampak baik bagi desa ini, dan tentunya bagi penduduk,” katanya.

Almuniza yakin, dengan adanya kegiatan ini dan tekad yang kuat serta kekompakan dari penduduk untuk memajukan daerah, Desa Suka Tani akan menjadi destinasi desa wisata yang maju dan tentunya akan berdampak pada ekonomi warga setempat.

Baca Juga :  Berminat Menjadi Kaperwil, dan Wartawan, Ayo Gabung Di Media Kabar Seputar Indonesia (KSINews.id)

Bahkan dengan potensi alam yang menjanjikan tadi, bukan tidak mungkin lokasi ini masuk dalam Top Ten Khazanah Piasan Nanggroe tahun depan, jika dikelola dengan baik.

“Tentu kami sebagai penanggung jawab kebudayaan dan pariwisata Insyaallah akan menjadikan ini salah satu top 10 untuk menjadi wisata di Aceh Besar,” ujar Almuniza.

Untuk itu ia berharap, melestarikan budaya juga harus selaras dengan menghidupkan pariwisata. Menurutnya, dua komponen itu harus berjalan beriringan dengan tetap mengedapankan kolaborasi, inovasi dan adaptasi tanpa meninggalkan kearifan lokal. []

Share :

Baca Juga

Advertorial

Peringati HUT Penerangan TNI AD ke 71, Keluarga Besar Pendam IM Ziarah ke TMP Banda Aceh

Advertorial

Disbudpar Jalin Kerjasama dengan HAKA, Lindungi Kawasan Ekosistem Leuser

Pariwisata

Masuk Ancol Pada 3 Februari 2023 Gratis, Cek Syarat dan Ketentuannya!

Advertorial

PT PIM Dukung UMKM Binaan Go Global di Pameran Inacraft 2022

Advertorial

Kadisdikbud Aceh Tenggara Lantik Kepala Sekolah Tingkat SLTP

Advertorial

Yuk ke Museum Aceh, Ada Pameran Aroma Rempah Jejak Sejarah Aceh

Advertorial

Sengketa Pailit JRG Berlanjut, Dokumen Dipertanyakan, Bareskrim Dilibatkan

Pariwisata

Bupati Sampang Lepas Peserta Parade Daul Combodug dan Ajak Lestarikan Budaya Untuk Bangkitkan Ekonomi