Home / Hukrim

Senin, 12 Desember 2022 - 19:19 WIB

Wali Kota Blitar Disekap Perampok, Dilakban Bareng Istri dan Satpol PP

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews, Kota Blitar – Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono, membenarkan bahwa rumah dinas Wali Kota Blitar yang berada di Jalan Sudanco Suprijadi nomor 18 telah dimasuki kawanan perampok.

Dalam Peristiwa aksi perampokan tersebut, Wali Kota Blitar beserta istri ikut disekap di dalam rumah.

Sementara itu, kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto mengatakan, usai menerima laporan peristiwa tersebut, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim yang dikomandani oleh AKBP Mahardhono segera meluncur ke sana (Blitar Kota) untuk mem-backUp sekaligus melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Iya tadi kami dapat informasi sekitar setelah salat subuh, rumah Wali Kota Blitar terjadi pencurian dengan kekerasan. iya Wali Kota dan istri juga ikut dilakban,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argo Wiyono seperti dikutip dilaman tribratanews.jatim.polri.go.id, Senin (12/12/22).

Menurut Kapolres Blitar, Wali Kota Blitar, Santoso dilakukan penyekapan dengan cara diikat dan dilakban. Posisi Wali kota Blitar disekap di dalam kamar yang berada di rumah dinas.

Meski mengalami penyekapan, namun kondisi Wali Kota Blitar tidak mengalami luka akibat senjata tajam. Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono memastikan bahwa kondisi Santoso, Wali Kota Blitar dalam keadaan sehat dan aman.

“Kondisi Wali Kota Blitar dalam keadaan aman dan tidak ada luka sama sekali,” imbuhnya

Selain Wali Kota Blitar dan Istri, sejumlah penjaga dari Satpol PP juga mengalami penyekapan. Anggota Satpol PP itu dilakukan penyekapan dengan menggunakan lakban dan diikat dengan menggunakan lakban.

“Selain Wali Kota sejumlah anggota Satpol PP juga mengalami penyekapan serupa,” imbuhnya

Satreskrim Polres Blitar Kota kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah dinas Wali Kota. Wali Kota Blitar Santoso dan Sejumlah anggota Satpol PP yang mengalami penyekapan kini telah bisa dibebaskan.

Permintaan keterangan kepada Wali Kota Blitar juga telah dilakukan oleh Satreskrim Polres Blitar Kota. Dari keterangan sementara diperkirakan jumlah pelaku pencurian dengan kekerasan berjumlah sekitar 4 orang.

Akibat kejadian itu uang tunai milik Wali Kota Blitar senilai 400 juta rupiah raib dibawa kabur oleh para pelaku. Sejumlah perhiasan emas juga ikut dibawa pelaku pencurian dengan kekerasan.

“Uang tunai 400 juta serta perhiasan raib dibawa para pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi di rumah dinas Wali Kota Blitar,”

Kini 3 orang Satpol PP yang ikut mengalami penyekapan tengah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Blitar Kota. Ketiganya kini telah dibawa ke Mapolres Blitar Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa pencurian dan Kekerasan.

Kasus pencurian dan Kekerasan yang terjadi Rumah Wali Kota Blitar sendiri kini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Blitar Kota bersama Direskrimum Polda Jatim.

Aksi perampokan di rumah Dinas Wali Kota Blitar ini merupakan yang pertama kali terjadi. Para pelaku terbilang nekat karena selama ini rumah dinas Wali Kota Blitar, Santoso dijaga ketat oleh anggota Satpol PP bersama sejumlah Polisi.**

Editor: Dima

Share :

Baca Juga

Hukrim

Hendak Transaksi Sabu, Wanita Paruh Baya ini Dibekuk Oleh Tim Polsek Benua Kayon

Hukrim

Polresta Banda Aceh Klarifikasi Pemberitaan Soal Penggelapan Sepeda Motor

Hukrim

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Perampokan dan Penyekapan Rumdin Wali Kota Blitar

Hukrim

Bareskrim Tetapkan Dua Tersangka TPPO ke Myanmar

Hukrim

Sat Reskrim Polres Ketapang Berhasil Menciduk Dua Pelaku Pembobol Gudang Tiga Roda

Hukrim

Sembunyikan 1,4 Gram Sabu, JS Ditangkap Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar

Hukrim

Maraknya Kriminalitas, Polres Majalengka Terus Gencarkan Patroli Cerdik Pada Daerah Rawan Tindak Kejahatan

Hukrim

TINDAK Indonesia Meminta Polda Kalbar Agar Segera Menahan Para Pelaku Kegiatan PETI di Perigi Silat Hilir Kapuas Hulu