Home / Pemerintah Aceh

Senin, 1 Juli 2024 - 19:44 WIB

Pj Sekda Aceh Minta Kabupaten/Kota Percepat Program Pompanisasi di Lahan Pertanian Kering 

REDAKSI - Penulis Berita

Sekda Aceh Azwardi membuka acara Percepatan Penyelesaian Kegiatan Optimasi Lahan Rawa, Pompanisasi dan Tumpang Sisip Padi Gogo di ruang serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin 1 Juli 2024.

Sekda Aceh Azwardi membuka acara Percepatan Penyelesaian Kegiatan Optimasi Lahan Rawa, Pompanisasi dan Tumpang Sisip Padi Gogo di ruang serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin 1 Juli 2024.

BANDA ACEH – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Azwardi, meminta Kepala Dinas yang membidangi pertanian di seluruh kabupaten/kota untuk mempercepat pemasangan pompanisasi yang telah diberikan oleh Kementerian Pertanian. Berdasarkan data yang ia miliki, realisasi pemasangan alat pompanisasi di lahan pertanian yang mengalami kekeringan saat ini masih rendah.

“Hal ini perlu menjadi perhatian kita semua, sebab kondisi perubahan iklim global menyebabkan el nino yang membuat produksi pertanian menurun dan harga naik,” kata Azwardi saat membuka Rakor percepatan kegiatan optimasi lahab rawa, pompanisasi dan tusip padi gogo, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin, (1/7/2024).

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Digital Government Award Summit 2024

Azwardi menyebutkan, kegiatan pompanisasi dengan target 40.748 hektar baru terealisasi 14.105 hektar, yang mana baru memenuhi 34,62 persen dari target.

Selain pompanisasi, kata Azwardi, dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, Kementerian Pertanian pada tahun ini juga memfasilitasi program optimasi lahan rawa dan tumpang sisip padi gogo di Aceh.

“Pemerintah Aceh tentu menyambut baik program ini, karena sangat sejalan dengan cita-cita pemerintah Provinsi Aceh, untuk menjadikan Aceh tetap bertahan sebagai lumbung pangan nasional,” kata Azwardi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Cut Huzaimah, mengatakan, berdasarkan peninjauan ke lapangan di beberapa daerah masih ditemukan pompa yang belum terpasang dan masih di rumah kelompok tani atau di gudang.

Baca Juga :  Anugrah Adinata Syariah 2023, Pemerintah Aceh Sukses Raih Peringkat Pertama Katagori Keuangan Syariah

“Hal ini menjadi perhatian kita bersama sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian agar Pompa Air yang sudah diterima segera dipasang dan digunakan untuk percepatan penanaman,” kata Cut Huzaimah.

Cut mengatakan, sesuai arahan

Menteri Pertanian untuk daerah yang tidak ada sumber airnya namun mendapatkan bantuan pompa air maka harus segera dialihkan pompanya.

Sementara untuk program kegiatan tumpang sisip padi gogo di lahan kelapa dan sawit, kata Cut Huzaimah, juga ditemukan kendala berupa bantuan dari pusat hanya diberikan bantuan benih saja, tidak ada sarana pengendalian gulma karena lokasi ini sebagian besar sudah ditumbuhi semak belukar sehingga target yang telah ditetapkan tidak bisa tercapai.

Baca Juga :  Ayu Marzuki Kunjungi Anak Berkubutuhan Khusus di Sekolah Fleksibel Aceh

Rakor tersebut diikuti seluruh kepala dinas kabupaten/kota yang membidangi pertanian dan perkebunan dan para Danrem serta Dandim di 6 kabupaten/kota tempat pelaksanaan program optimasi lahan rawa, yaitu, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, dan Simeulue. []

Share :

Baca Juga

News

Wagub Aceh Minta Bupati/Wali Kota Percepat Data Penyediaan Huntap

Pemerintah Aceh

Penjabat Gubernur Aceh Serahkan SK Mendagri, Masa Tugas Pj Bupati Aceh Tenggara, Nagan Raya dan Aceh Barat Diperpanjang

Aceh

Gubernur dan Jajaran Pimpinan Pemerintah Aceh Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Ummi Arongan, pimpinan Dayah Tauthiatuth Thullab

Aceh

Sekda Pimpin Rapat Rencana Operasional Angkutan Laut Luar Negeri Lintasan Krueng Geukueh–Penang

Berita

Ajang FLS3N Disabilitas Wilayah III Dimulai, Disdik Aceh: Ini Panggung Bagi Talenta Istimewa

News

Pj Gubernur Aceh Safrizal Pimpin Apel Perdana, Tegaskan Komitmen Sukseskan PON XXI

News

Abu Lamkawe Wafat,  Pj Gubernur Safrizal: Aceh Kehilangan Sosok Panutan

Aceh

Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah untuk Korban Bencana Aceh