Home / Berita / Daerah / Kesehatan

Kamis, 12 Juni 2025 - 01:13 WIB

Sebanyak 62 pasien diduga terinfeksi penyakit (HIV/AIDS)

REDAKSI - Penulis Berita

Kota Langsa – Sebanyak 62 pasien diduga terinfeksi penyakit Human Immunodeficiency Virus/Acquired immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) dan saat ini sedang menjalani perawatan di Kota Langsa, Rabu (11/6).

Kepala Bidang Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Langsa, Betti Muharni mengatakan, dari data yang ada, setidaknya ada 62 pasien di Kota Langsa yang menjalani perawatan terhadap penyakit Human Immunodeficiency Virus/Acquired immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS).

Baca Juga :  Dengan Upacara Pedang Pora, Kapolres Tabanan Melepas 26 Personil Polres Tabanan Yang Purna Tugas

“Angka tersebut dihitung berdasarkan data pasien yang masuk setiap tahunnya, dimana untuk data terbaru selama periode Januari 2025 sampai sekarang terdapat 2 kasus, sedangkan di tahun 2024 ditemukan 8 kasus dan tahun 2023 mencapai 24 kasus,” kata Betti.

Menurutnya, kasus HIV/ AIDS seperti fenomena gunung es, yang mana puncaknya nampak kecil, namun pada dasarnya sangat besar dan kondisi sesungguhnya jauh lebih banyak jumlahnya yang tak terlihat, dikarenakan rata-rata orang yang terkena merasa takut untuk melapor dan melakukan pengobatan kepada pihaknya.

Baca Juga :  Perhutani Madura Tingkatkan Sinergitas dengan TNI

Untuk itu, sangat dibutuhkan peran dari orang terdekat untuk selalu dapat membimbing para pasien menjalani pengobatan dan melapor kepada Dinkes atau fasilitas kesehatan. Karena penyebaran akan lebih mudah diatasi kalau kasus tersebut tercatat.

Betti menguraikan, ada beberapa faktor penyebab penyakit HIV dapat tertular, yang tak hanya dari pergaulan seks bebas dan perilaku seks menyimpang. Namun bisa juga terjadi akibat hal lainnya seperti transfusi darah, jarum suntik dan penggunakan narkoba dengan menggunakan jarum suntik secara bergantian.

Baca Juga :  Diduga Oknum Kades Parakanhoneje Gelapkan Dana Bantuan Desa

“Penyakit itu menyerang imun tubuh. Jadi ketika seseorang tertular, tak langsung dapat terdeteksi ketika diperiksa. Penyakit HIV dapat terdeteksi dalam jangka waktu 5 sampai 25 tahun, saat imun yang terkena mulai menurun

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Dikeluhkan Warga, Jalan Ramli Sa’adi Akan Ditambal

Daerah

Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana, Kepala BNPB Sampaikan Lima Poin Arahan

Daerah

Bireuen Butuh Udara Segar, Bukan Bau Parfum Untuk Menutupi Bau Mulut yang Menyengat

Banda Aceh

Bupati Aceh Besar Sampaikan Kepentingan Daerah dalam RDPU Raqan RTRW Aceh 2025–2045

Daerah

Tutup Akhir Tahun 2022, Polres Jepara Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun

Daerah

Pj Bupati Aceh Besar Buka Bimtek Peningkatan Motivasi Kerja PDAM Tirta Mountala

Daerah

Sungai Rokan Kanan Meluap, BPBD Evakuasi Warga Rokan Hulu Riau

Daerah

Dipimpin Komandan Kontingen, Atlet Jabar Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien