Home / News / polri

Senin, 1 Juni 2026 - 22:11 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Mapolda Aceh

REDAKSI - Penulis Berita

Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Mapolda Aceh, Senin (1/6/2026).

Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Mapolda Aceh, Senin (1/6/2026).

Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Mapolda Aceh, Senin (1/6/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Irwasda Polda Aceh, para Pejabat Utama (PJU), perwira menengah (Pamen), perwira pertama (Pama), bintara, tamtama, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polda Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh dan Ketua TP PKK Tinjau SMAN 1 Kejuruan Muda, Apresiasi Guru yang Tetap Semangat Mengajar Pasca Bencana

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila merupakan “bintang penuntun” yang telah terbukti mampu menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman serta berbagai tantangan global. Indonesia yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis mampu tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berkat nilai-nilai Pancasila yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa.

Selain itu, Pancasila juga disebut sebagai “jangkar moral” bangsa dalam menghadapi berbagai dinamika global, mulai dari disrupsi teknologi hingga perkembangan geopolitik dunia. Sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Baca Juga :  Bupati Muharram Sambut Baik Program Ketahanan Pangan Tani Merdeka

Amanat tersebut juga menyoroti kontribusi Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia melalui partisipasi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi berbagai konflik regional, serta konsistensi dalam memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih tertindas. Hal itu merupakan implementasi nyata dari sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Lebih lanjut, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila tidak boleh hanya menjadi simbol atau teks sejarah, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang mencerminkan persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Kepala BPIP juga mengingatkan para pemimpin di tingkat pusat maupun daerah agar memastikan setiap kebijakan publik yang dihasilkan berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak seluruh masyarakat, serta tidak meninggalkan kelompok yang rentan.

Baca Juga :  Polisi Datangi TKP Pohon Tumbang Menimpa Rumah di Tanjungsari

Di samping itu, seluruh elemen bangsa diminta terus melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang dapat mengganggu harmonisasi kehidupan kebangsaan.

Mengakhiri amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku,” demikian kutipan penutup amanat yang dibacakan Kapolda Aceh.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme serta komitmen seluruh personel Polda Aceh dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan bermasyarakat.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

TOUR DE SABANG Di Buka Langsung Oleh Gubernur Aceh

Ekbis

Bank Aceh Raih Penghargaan Indonesia Award Magazine

Daerah

4 SD di Kota Magelang Ikuti Vaksinasi Massal Dari BIN & PWO Magelang Raya

Aceh Besar

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Hadiri Launching Rumah Janeng Riting

Daerah

Hari Ini Terdapat 115 Kasus Aktif COVID-19 Jatim

Banda Aceh

Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah Buka Kajian Akbar “Banda Aceh Berhaji”: Persiapkan Diri Sejak Dini

News

Komunitas Kota Langsa Ikuti Gathering “Unity in Diversity”

Daerah

Kungker Ke Rutan Kelas IIB Bener Meriah, Meurah Budiman Pastikan WBP Dapatkan Hak Layanan