Home / Aceh Besar / News / Pendidikan

Jumat, 27 Juni 2025 - 21:59 WIB

Pemkab Aceh Besar Sambut Dialog Ideopolitor Muhammadiyah Se-Aceh

REDAKSI - Penulis Berita

Asisten II Sekdakab Aceh Besar HM. Ali S.Sos MSi pada kegiatan Dialog Ideopolitor Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Aceh di LPMP Aceh, Niron Kecamatan Sukamakmur, Sabtu (27/06/2025).
FOTO/MC ACEH BESAR

Asisten II Sekdakab Aceh Besar HM. Ali S.Sos MSi pada kegiatan Dialog Ideopolitor Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Aceh di LPMP Aceh, Niron Kecamatan Sukamakmur, Sabtu (27/06/2025). FOTO/MC ACEH BESAR

Kota  Jantho, – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut baik Dialog Ideopolitor bagi para pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Aceh yang digelar Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh di LPMP Aceh, Niron Kecamatan Sukamakmur, Sabtu (27-06-2025).

Bupati Aceh Besar yang diwakili Asisten II Sekdakab Aceh Besar HM. Ali S.Sos MSi dalam sambutannya, mengatakan, salah satu organisasi terbesar di Indonesia itu telah banyak berkontribusi di Aceh Besar, baik dalam bidang pendidikan, sosial maupun keagamaan.

“Luar bisa selama ini kontribusi Muhammadiyah bagi masyarakat kami, baik dalam bidang pendidikan, sosial maupun dakwah keagamaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Tanggapan Kepala SLBN Aceh Selatan dan SLBN Al Fansyuri Terkait Pengadaan Bus Sekolah

Agenda yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Transformasi Gerakan Kaderisasi: Penguatan Ideologi, Strategi Diaspora, dan Mewujudkan Pembawa Misi Risalah Islam Berkemajuan”, dilaksanakan mulai 27 hingga 29 Juni 2025.

Diharapkan para peserta dari berbagai daerah itu dapat merasakan kenyamanan selama 3 hari di wilayah Aceh Besar. “Semoga selama tiga hari kedepan dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” harap Asisten II Sekdakab Aceh Besar.

Ketua MPKSDI PW Muhammadiyah Aceh, Taufik Riswan, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh pimpinan daerah, unit pembantu pimpinan, serta pimpinan amal usaha Muhammadiyah dari seluruh Aceh.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Staf Ahli Bupati Aceh Besar Buka PBMT XI KKN Tematik Tahun 2024 

“Ideopolitor menjadi forum strategis untuk mendiskusikan dan merumuskan kontribusi Muhammadiyah dalam menjawab isu-isu ideologis, politik, dan keorganisasian. Ini penting untuk memastikan keselarasan pola pikir dan gerakan antar pimpinan,” ujar Taufik.

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd. Dalam amanatnya saat membuka secara resmi dialog tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Ideopolitor memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas kepemimpinan Muhammadiyah.

“Siapa yang mengurus Muhammadiyah adalah mereka yang telah selesai dengan urusan pribadinya.

Baca Juga :  Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Komsos Dengan Tokoh Agama

Ia tidak lagi memikirkan kepentingan diri, melainkan kepentingan dakwah. Seperti pesan KH. Ahmad Dahlan: Carilah harta sebanyak-banyaknya, gunakan seperlunya untuk keluargamu, dan sisanya manfaatkan untuk dakwah Muhammadiyah,” ujar Prof. Irwan.

Secara keseluruhan, Dialog Ideopolitor ini diharapkan mampu menjadi momentum strategis dalam penguatan nilai-nilai ideologis dan kaderisasi pimpinan Muhammadiyah se-Aceh.

Turut hadir oleh Sekda Aceh mewakili Gubernur Aceh, jajaran Forkopimda Aceh, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Aceh, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Rijaluddin, Ketua Komisi V DPRA, Turun Langsung Berikan Bantuan dan Semangat ke Korban Banjir di Gayo Lues

News

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

Aceh

Dinas Pengairan Aceh Dukung “Satu Data Kedaruratan” Aceh Melalui CSR Dashboard dan Call Center 112

Daerah

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Menganggarkan 500 Miliar Bantuan untuk Dayah Aceh

News

Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

News

Kapolda Aceh Terima Audiensi Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh

Pemerintah Aceh

Disdik Aceh Himbau Sekolah Tak Wajibkan Wisuda, Utamakan Pemulihan Ekonomi Orang Tua

News

Kenduri Laot dan Peringatan 19 Tahun Tsunami Aceh Serta Memberi Santunan 400 Anak Yatim dari 11 Gampong Pesisir