Banda Aceh – Plh. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA), Haji Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., bersama dengan para Kepala Bidang (Kabid), menerima silaturahmi dan menggelar audiensi dengan Yayasan Aceh Hijau dan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Surabaya pada Kamis, (22/01/2026), di Ruang Rapat Lantai II DPDA.
Pertemuan ini membahas upaya pemulihan pendidikan dayah di empat kabupaten yang terdampak banjir pasca bencana 2025, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Pidie Jaya.
“Haji Muhsin” menjelaskan bahwa bantuan yang akan diberikan oleh Yayasan Aceh Hijau dan YDSF Surabaya meliputi berbagai aspek, antara lain penyediaan air bersih, perbaikan sarana pendidikan dayah, pemberdayaan ekonomi santri, dan pemberian santunan kepada anak yatim.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Yayasan Aceh Hijau dan YDSF Surabaya.
Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam upaya memulihkan pendidikan dayah di empat kabupaten yang terdampak banjir,” ujar Haji Muhsin.
Lebih lanjut, Haji Muhsin menambahkan bahwa kerjasama ini merupakan wujud komitmen DPDA dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dayah.
Ia berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan dayah di Aceh.
Perwakilan dari Yayasan Aceh Hijau dan YDSF Surabaya menyampaikan bahwa mereka merasa terpanggil untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
Mereka berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Aceh, khususnya bagi para santri dan anak yatim yang terdampak banjir. (**)
Editor: Redaksi






















