Banda Aceh – Sekretaris Dinas Pengairan Aceh, Ichsan Iswandy, S.STP. MM, menghadiri acara penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Dashboard “Satu Data Kedaruratan” Provinsi Aceh yang terintegrasi melalui Sistem Layanan Call Center 112. Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh pada hari Rabu, 21 Januari 2026.
Inisiatif “Satu Data Kedaruratan” ini bertujuan untuk menyatukan dan mengintegrasikan seluruh data terkait kedaruratan di Provinsi Aceh ke dalam satu platform yang mudah diakses dan digunakan. Dengan adanya dashboard ini, diharapkan penanganan bencana dan situasi darurat lainnya dapat dilakukan dengan lebih cepat, tepat, dan efektif.
Sistem Layanan Call Center 112 akan menjadi gerbang utama bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat. Informasi yang masuk melalui call center ini akan langsung terintegrasi dengan Dashboard “Satu Data Kedaruratan”, sehingga memudahkan petugas dalam memantau situasi dan mengambil tindakan yang diperlukan.
Dinas Pengairan Aceh menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendukung penuh implementasinya. Ichsan Iswandy, S.STP. MM, menyatakan bahwa data dan informasi terkait kondisi infrastruktur pengairan, seperti bendungan, sungai, dan saluran irigasi, akan diintegrasikan ke dalam sistem “Satu Data Kedaruratan”.
“Kami menyadari pentingnya data yang akurat dan real-time dalam penanganan bencana. Dengan terintegrasinya data dari Dinas Pengairan Aceh ke dalam sistem ‘Satu Data Kedaruratan’, diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengambilan keputusan dan tindakan di lapangan,” ujar Ichsan Iswandy.
Inisiatif “Satu Data Kedaruratan” ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Aceh, pihak swasta melalui program CSR, dan berbagai instansi terkait lainnya. Diharapkan, dengan adanya sistem ini, Provinsi Aceh akan semakin siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.(**)
Editor: Redaksi





















