BANDA ACEH – Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan Reses I Masa Persidangan II Tahun 2026. Langkah ini menjadi bukti komitmennya untuk menjadikan suara rakyat sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
Reses yang digelar di berbagai lokasi di Kota Banda Aceh ini menjadi ajang dialog terbuka antara Daniel Abdul Wahab dengan warga.
Berbagai isu penting dibahas, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga masalah sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
“Reses ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan, harapan, dan aspirasi masyarakat.
Suara mereka adalah kompas yang akan menuntun kami dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Daniel Abdul Wahab.
Dalam setiap pertemuan, Daniel Abdul Wahab selalu menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kota.
Ia mengajak warga untuk tidak ragu menyampaikan pendapat dan ide-ide kreatif mereka, demi mewujudkan Banda Aceh yang lebih baik.
“Kami percaya bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai jika melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Oleh karena itu, kami akan terus berupaya menjalin komunikasi yang intensif dengan warga, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang kami ambil benar-benar mencerminkan kepentingan mereka,” tegasnya.
Reses ini diharapkan dapat menghasilkan masukan-masukan berharga yang akan menjadi bahan pertimbangan bagi DPRK Banda Aceh dalam menyusun program kerja dan anggaran daerah.
Dengan demikian, pembangunan Kota Banda Aceh dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat.(**)
Editor: Redaksi





















