Home / Banda Aceh / News / Pemerintah Aceh

Senin, 30 Maret 2026 - 21:58 WIB

Bangun Kesadaran Kolektif, Ketua DPRK Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Kota

REDAKSI - Penulis Berita

Ketua  (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST,

Ketua (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST,

BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Upaya ini dinilai penting untuk mengurangi kerusakan alam dan menciptakan kota yang nyaman.

Menurut Irwansyah, masalah sampah bukanlah beban pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat yang menikmati fasilitas umum. Ia menekankan bahwa disiplin diri adalah kunci utama, dimulai dari kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya setelah beraktivitas atau mengonsumsi makanan di luar.

Baca Juga :  Komisi II DPRA Gerak Cepat Rumuskan Rencana Aksi Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Aceh

“Fasilitas ini milik bersama. Setelah digunakan, sudah sepatutnya sampah dikelola dengan baik dan tidak dibuang sembarangan. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia berpendapat bahwa perubahan besar bisa terwujud jika dimulai dari perubahan perilaku kecil yang dilakukan secara konsisten. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk mempraktikkannya pada diri sendiri terlebih dahulu sebelum mengajak orang lain.

Baca Juga :  Anggota DPRA Khalid Perjuangkan Listrik Gratis untuk Warga Miskin Pidie

Dalam kesempatan tersebut, Irwansyah juga mendorong peran aktif komunitas dan generasi muda. Ia bahkan menantang berbagai komunitas untuk membentuk gerakan sosial yang fokus pada pengawasan tata kelola sampah di ruang publik.

“Saya mengusulkan agar ada gerakan pengawasan. Jika melihat ada yang membuang sampah tidak pada tempatnya, bisa didokumentasikan lalu disebarluaskan. Tujuannya bukan untuk mempermalukan, melainkan untuk edukasi dan memberikan efek jera,” tegas politisi tersebut.

Baca Juga :  Mualem Santuni 1.000 Anak Yatim di Aceh Barat

Langkah ini dianggap strategis untuk menumbuhkan ‘budaya malu’ bagi pelaku dan membangun kesadaran kolektif. Dengan adanya pengawasan sosial, diharapkan masyarakat menjadi lebih berhati-hati dan bertanggung jawab terhadap lingkungan, terutama di lokasi-lokasi rawan sampah seperti kawasan Blang Padang dan taman-taman kota.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh

Gelar Pendidikan Perdamaian, Kak Na Apresiasi IWPG

Aceh Besar

Tiga Pejabat Aceh Besar Himbau Aksi Damai Di depan Gedung DPR Aceh

News

Wakil Gubernur Aceh Terima Kunjungan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Selandia Baru

News

Kodim 0108/Agara bangun Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Aceh Tenggara

Daerah

Terpilih pada Kongres II di Surabaya, Ns. Imam Subhi Pimpin DPP HIPANI Periode 2022-2027

News

Dirsamapta Polda Aceh Pimpin Gotong Royong Massal di Pasar Al-Mahirah Dukung Program ASRI

News

Aceh Batal Jadi Tuan Rumah Porwanas XIV, Ini Penyebabnya

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Pangan Beras