Home / News / polri

Senin, 6 April 2026 - 22:47 WIB

Kapolda Aceh Hadiri Rapat Paripurna DPR Aceh Tahun 2026

REDAKSI - Penulis Berita

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang berlangsung di Gedung Utama DPR Aceh, Banda Aceh, Senin, 6 April 2026.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang berlangsung di Gedung Utama DPR Aceh, Banda Aceh, Senin, 6 April 2026.

Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang berlangsung di Gedung Utama DPR Aceh, Banda Aceh, Senin, 6 April 2026.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda, perwakilan Kejaksaan Tinggi Aceh, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Aceh, Ketua DPR Aceh beserta Wakil Ketua I dan II, Danlanal Sabang, Danlanud Sultan Iskandar Muda, para anggota DPR Aceh, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRA, serta para pejabat dari Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh.

Baca Juga :  Aceh menggugat dunia, aksi damai bela palestina oleh mahasiswa se-Aceh

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Rapat Paripurna DPRA Tahun 2026 dengan agenda utama penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025, sekaligus penetapan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Aceh memaparkan capaian kinerja Pemerintah Aceh sepanjang tahun 2025, yang meliputi aspek pendapatan daerah, belanja daerah, serta pembiayaan. Selain itu, disampaikan pula indikator makro pembangunan seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, dan angka pengangguran.

Baca Juga :  Sekda Aceh dan Rombongan Terjebak Longsor di Gayo Lues Saat Antar Bantuan Banjir

Tak hanya itu, rapat juga membahas kondisi daerah pascabencana yang terjadi pada November 2025 di 18 kabupaten/kota di Aceh. Bencana tersebut mengakibatkan korban jiwa, kerugian material, serta berdampak terhadap infrastruktur dan perekonomian masyarakat.

Pemerintah Aceh juga memaparkan capaian pembangunan di sejumlah sektor strategis, di antaranya infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Program kesejahteraan masyarakat seperti bantuan sosial serta pemberdayaan dayah turut menjadi bagian dari laporan yang disampaikan.

Baca Juga :  Pangkas Birokrasi, Kemenkumham Lantik 738 Pejabat Fungsional

Selain capaian pembangunan, berbagai prestasi dan penghargaan yang diraih Pemerintah Aceh di tingkat nasional juga dipaparkan sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan program pembangunan daerah.

Melalui rapat paripurna tersebut, DPR Aceh selanjutnya akan menindaklanjuti dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna melakukan pembahasan, evaluasi, serta pengawasan terhadap LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Terpilih pada Kongres II di Surabaya, Ns. Imam Subhi Pimpin DPP HIPANI Periode 2022-2027

News

Serap Keluhan Warga Singkil, Gubernur Aceh Mualem Bakal Tuntaskan Masalah HGU

News

Personel Polres Simeulue Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut pada Hari Kemerdekaan

BPKA

BPKA Aceh Raih Penghargaan Informatif atas Keterbukaan Informasi Publik

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Dampingi Kepulangan Banleg DPR RI Usai Kunker di Aceh

Daerah

Penanaman 500 Mangrove Warnai Festival Mangrove di Kota Langsa

Daerah

Dalam Rangka Menyambut hari Raya Idul Fitri 1443 H, PT PIM Santuni Anak Yatim

Agama

Muhsin Hadiri Penutupan Milad dan MTQ ke-58 YPI Darussa’adah Wilayah I Pidie-Pidie Jaya, Dukung Perkembangan Pendidikan Islam