Home / Banda Aceh / News / Parlementarial

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:56 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Gratis, TVRI Aceh Beri Keringanan Lisensi untuk Warkop dan Kafe

REDAKSI - Penulis Berita

Ketua DPRK Banda Aceh bersama Wakil Ketua dan Sekwan saat berdialog dengan TVRI Aceh terkait rencana pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Aceh, Jumat (5/6/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh bersama Wakil Ketua dan Sekwan saat berdialog dengan TVRI Aceh terkait rencana pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Aceh, Jumat (5/6/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Gelaran akbar Piala Dunia 2026 tidak hanya disambut antusias oleh para pecinta sepak bola, tetapi juga mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah, ST, bersama jajaran pimpinan DPRK, menerima kunjungan dari perwakilan TVRI Aceh pada Jumat (5/6/2026) untuk membahas optimalisasi penayangan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Baca Juga :  Awali Tahun 2022, PT PIM Mendapatkan Penghargaan Waspada Award

Pertemuan yang berlangsung hangat di ruang kerja Ketua DPRK ini menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRK Musriadi dan Sekretaris Dewan Tharmizi, Irwansyah menyampaikan apresiasinya atas hak siar resmi yang diperoleh TVRI Aceh untuk Piala Dunia 2026.

Ia menekankan pentingnya akses gratis bagi seluruh warga untuk menikmati setiap pertandingan, mulai dari babak penyisihan hingga partai puncak.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Garut, Kepala BNPB Dorong Progres Transisi Darurat Pasca Gempabumi

“Dulu penayangan ini berbayar, kini bisa dinikmati secara cuma-cuma lewat aplikasi resmi. Ini kebijakan yang sangat baik,” ujar Irwansyah, mengapresiasi langkah TVRI yang memungkinkan masyarakat menonton melalui siaran resmi di rumah maupun perangkat gawai pribadi tanpa biaya tambahan.

Namun, Irwansyah tidak berhenti di situ. Ia secara khusus mengusulkan adanya keringanan, bahkan pembebasan, biaya lisensi bagi penyelenggaraan nonton bareng (nobar) komersial di warung kopi (warkop) dan kafe di seluruh Aceh.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Tegaskan Pentingnya Koperasi Merah Putih

“Kami minta kebijaksanaan TVRI: biaya lisensi diperkecil, dan jika memungkinkan, digratiskan khusus untuk Aceh,” tegasnya, menunjukkan kepedulian terhadap geliat ekonomi lokal.

Usulan ini disambut baik oleh TVRI Aceh. Menindaklanjuti pertemuan tersebut, TVRI Aceh mengumumkan kebijakan baru yang menggembirakan: lisensi penayangan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRA Perjuangkan RS Regional Meulaboh akan Tuntas di 2023, Ini Kata Tarmizi

Banda Aceh

75 Persen ASN Aceh Diterjunkan, Fokus Siapkan Sekolah di Aceh Tamiang Jelang Kegiatan Belajar

Banda Aceh

5 Tahun Lebih Wali Nanggroe Aceh kerja sama dengan Singapura di Bidang Pendidikan

News

Pecatur Aceh Besar, Sarmadoli Juara Catur Dispora Aceh

Banda Aceh

Pemerintah Aceh Sosialisasi dan Implementasi Program Pendidikan Ramah Anak

Banda Aceh

Plt Direktur RSUD Meuraxa Hadiri Pembahasan Aksi Sistem Kesehatan Akademik Wilayah I

Agama

PLT KADIS PENDIDIKAN DAYAH ACEH MUHSIN: “KITA AKAN TRANSFORMASI DAYAH JADI LEMBAGA PENDIDIKAN UNGGUL

News

Istri Wagub Bersama PW Salimah Aceh dan Laznas Yakesma Santuni 42 Keluarga Tunanetra