Home / Daerah / News

Kamis, 31 Oktober 2024 - 11:35 WIB

Kunjungan Kerja ke Garut, Kepala BNPB Dorong Progres Transisi Darurat Pasca Gempabumi

REDAKSI - Penulis Berita

Kabupaten Garut, – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong percepatan penanganan darurat gempabumi di Kabupaten Garut yang telah memasuki fase transisi darurat ke pemulihan. Hal ini ditekankan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., ketika melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut (30/10).

Pada agenda tersebut, Suharyanto menekankan pentingnya percepatan, salah satunya dengan penyelesaian pendataan warga yang rumahnya terdampak dengan rincian mulai dari rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Selain itu, rumah warga yang tidak rusak namun masuk dalam zona rawan bencana juga agar di data.

Suharyanto menyebut, BNPB saat ini masih memproses usulan bantuan stimulan Dana Siap Pakai (DSP) senilai lebih dari 6 Miliar Rupiah untuk Kabupaten Garut. Dana tersebut nantinya diperuntukan untuk stimulan rumah warga sebanyak 70 unit rumah rusak berat, 40 unit rumah rusak sedang dan 94 unit rumah rusak ringan akibat gempabumi, pergerakan tanah dan tanah longsor.

Baca Juga :  SPS Aceh Siap Sukseskan Rakernas di Bandung

Menyambangi Garut, Kepala BNPB tidak datang dengan tangan hampa. Suharyanto juga secara simbolis menyerahkan bantuan guna percepatan penanganan transisi darurat di Kabupaten Garut. Adapun bantuan yang diberikan antara lain mobil dapur umum 1 unit, flating pump 10 unit, water treatment portable 20 unit, peralatan sekolah darurat 600 Paket, pakaian 600 paket, dan sembako 1.000 paket.

Turut hadir dalam rapat kerja Pj Bupati Garut Drs. H Barnas Adjidin, M.M., M.M.Pd., Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Lukmansyah, Dandim 0611 Garut, Danrem 062/Tarumanagara, Kapolres Garut, Kalaksa BPBD Kab. Garut, dan jajaran Kepala OPD terkait.

Baca Juga :  Pecatur Aceh Besar, Sarmadoli Juara Catur Dispora Aceh

*Sosialisasi Kebencanaan, Kepala BNPB Duduk Bersama 600 Santri Roudatun Nawawi*

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Garut, Kepala BNPB menyempatkan diri menyambangi Pondok Pesantren Roudatun Nawawi, di Kampung Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Bersama 600 santri dan ribuan warga, Suharyanto duduk bersama, bercengkrama dalam suasana akrab. Suharyanto menyebut pesantren merupakan salah satu unsur pentahelix, pusat pendidikan dan pengembangan akhlak, yang memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan sekaligus mengajarkan ketahanan dan kesiapsiagaan.

“Saya yakin, dengan komitmen pesantren dalam menyisipkan materi penanggulangan bencana, kita tidak hanya membangun generasi yang cerdas dan berkarakter, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan alam,” ucap Suharyanto.

Baca Juga :  24 Wartawan Muda Anggota PWI Aceh Ikut Uji Kompetensi

Sebagai negara yang rawan bencana, Suharyanto menitipkan harapan yang besar kepada para guru Ponpes dalam mendidik para santri, tentang kesiapsiagaan bencana. Dengan pengetahuan bencana, diharapkan para santri mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, turut serta dalam membangun kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana, serta menjadi garda terdepan dalam melindungi lingkungan sekitar.

Dalam agenda kunjungan ke Pondok Pesantren Roudatun Nawawi, Suharyanto juga berkesempatan menandatangani prasasti rumah singgah, peletakan batu pertama rumah ustad hingga peresmian rumah singgah lansia.

Menutup kunjungannya, Suharyanto menyempatkan untuk shalat berjamaah dan menyantap hidangan makan siang sederhana khas pondok pesantren. **

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Walikota Illiza Lepas Kolonel Faurizal dan Sambut Dandim Baru Reza Sahputra, Tekankan Pentingnya Sinergi

Banda Aceh

Satgas KDMP Gelar Rapat di Aceh, Wagub dan Zulkifli Hasan Sepakat Koperasi Desa Jadi Ujung Tombak Ketahanan Pangan

News

Wagub Aceh Bersama Wamendagri Tinjau Langsung Lapangan Blang Padang

Aceh

Wagub Fadhlullah dan Ketua TP-PKK Sambut Kedatangan Gubernur Kaltim di Aceh

Aceh

Penyaluran Bantuan Bencana Tahap II IWO Succses di Aceh Timur, Selanjutnya PW IWO Akan Turun ke PD IWO Aceh Singkil

Daerah

Terkait Pembangunan Tambak Udang Berkelanjutan, Pemkab Aceh Timur Gelar Rakor Bersama Kementerian KKP Secara Virtual

Daerah

Kanwil Kemenkumham Dorong Pembentukan Desa Binaan Imigrasi dan Perlindungan Kekayaan Intelektual di Desa Wisata Sungai Utik

Aceh

Marlina Muzakir Serahkan Kursi Roda untuk Anak Disabilitas Aceh