Home / Hukrim / News / Parlementarial

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:29 WIB

HT Ibrahim Apresiasi Kinerja BNN Aceh: Semangat Tak Luntur Meski Anggaran Terbatas

REDAKSI - Penulis Berita

BANDA ACEH — Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, HT Ibrahim, S.T., M.M. (dikenal juga Ampon Bram), mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh dalam upaya memberantas peredaran gelap narkotika, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia. Pernyataan itu disampaikannya dalam pertemuan bersama jajaran BNN Provinsi Aceh dan insan pers di Banda Aceh, pada Rabu, 28 Oktober 2026.

HT Ibrahim menyoroti keseriusan Kepala BNN Aceh Brigjen. Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., beserta seluruh jajaran dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Baca Juga :  Prajurit Yonif 1 Marinir Latih Ketahanan Berenang

“Pak Dedy Tabrani sangat serius menjalankan tugas terutama dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kepala BNN Aceh tidak pernah surut dan pantang menyerah, meskipun anggaran yang tersedia sangat terbatas,” kata HT Ibrahim.

Dijelaskannya, anggaran tahunan BNN Provinsi Aceh sekitar Rp 18 miliar harus menutup seluruh kebutuhan operasional termasuk gaji pegawai dan program‑program pencegahan serta penindakan. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap penambahan anggaran dan penguatan kelembagaan agar kinerja BNN Aceh menjadi lebih optimal.

Baca Juga :  Team TJSL PT PIM,Gelar Misi Kemanusiaan & Sosial Serta Membantu Warga Pedalaman Menggapai Harapan

HT Ibrahim juga menyinggung keberhasilan pengungkapan pabrik narkotika di Kabupaten Pidie sebagai bukti bahwa sinergi antar‑aparat penegak hukum dapat memutus rantai peredaran narkoba. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas mencurigakan terkait narkotika melalui saluran resmi aparat.

Mengenai peran pers, ia menekankan pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang dan bertanggung jawab berdasarkan data resmi pihak berwenang, guna meningkatkan kesadaran masyarakat tanpa menimbulkan kesimpangsiuran.

Baca Juga :  Kota Banda Aceh Juara Umum LKS Provinsi Aceh 2021

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dibebankan hanya kepada BNN dan kepolisian. Dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, insan pers, serta keluarga sangat dibutuhkan untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika,” tegasnya.

Diharapkan sinergi yang telah terbangun dapat diperkuat baik di bidang penindakan maupun upaya pencegahan untuk melindungi generasi muda Aceh dan mewujudkan lingkungan yang aman bagi masa depan.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Buka Penguatan Penyusunan AD/ART dan Proker Komite Sekolah

Hukrim

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Perberat Hukuman Korupsi Alat Pertanian Abdya

News

Pj Gubernur Safrizal: Mari Teladani Semangat Generasi Sumpah Pemuda 1928

Banda Aceh

DPRK Banda Aceh Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

News

Wali Kota Banda Aceh Pimpin Misi Kemanusiaan ke Gayo Lues, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

News

Komunitas Kota Langsa Ikuti Gathering “Unity in Diversity”

News

Waspada Penipuan! Nama Ketua DPR Aceh Dicatut Modus Salah Transfer, Sekwan Imbau Warga Tak Terkecoh

Aceh

Rakor BKK SMK di Buka, Plt. Kadisdik Aceh Dorong SMK Mandiri dan Saling Menghidupi