JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengumumkan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tengah menyusun blueprint kepemudaan Indonesia yang akan menjadi pedoman pengembangan sumber daya manusia muda selama 100 tahun ke depan. Rencana ini disusun guna memastikan generasi muda Indonesia tetap kompetitif dan mampu menghadapi tantangan global yang terus berkembang.
“Kita tidak bisa hanya berpikir jangka pendek. Kepemudaan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Blueprint ini akan menjadi landasan untuk membentuk karakter, kompetensi, dan semangat kebangsaan pada setiap generasi muda,” ujar Erick Thohir dalam acara temu kabinet dengan para penggerak pemuda di Jakarta, Selasa (16/7/2026).
Menpora menjelaskan bahwa blueprint ini akan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengembangan kompetensi teknis, karakter kepemimpinan, hingga literasi digital dan keberlanjutan. “Kita ingin menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” jelasnya.
Selain itu, Kemenpora juga tengah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk menyusun program-program yang dapat meningkatkan keterlibatan pemuda dalam pembangunan nasional. “Kita akan fokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif, partisipasi politik yang bertanggung jawab, serta penguatan jiwa wirausaha pada pemuda,” tambahnya.
Menpora berharap, dengan adanya blueprint ini, setiap langkah pembangunan kepemudaan akan lebih terarah dan memiliki kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. “Investasi pada pemuda hari ini adalah modal kemakmuran masa depan Indonesia,” pungkasnya.(**)
Editor: Redaksi























